Konflik Harimau dan Manusia!! Terduga Pelaku Pembakaran Kantor PPA diperiksa Polisi

Lampung Barat, sinarindonesia.id– Lima orang warga yang diduga terlibat aksi pembakaran kantor Balai Perlindungan dan Pelestarian Alam (PPA) Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Resort Suoh, diperiksa Polisi. Pembakaran itu diketahui dilakukan warga sebagai bentuk pelampiasan atas konflik dari serangan Harimau Sumatera.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemeriksaan terhadap lima warga tersebut.

“Iya benar, ada lima orang yang terindikasi terlibat secara aktif dalam peristiwa pembakaran tersebut,” kata Umi, kepada media, dikutip Minggu (17 Maret 2024).

Dijelaskannya, kelima orang warga tersebut saat ini masih diperiksa penyidik di Mapolres Lampung Barat. Status kelima warga tersebut saat ini masih terperiksa.

“Belum ada peningkatan status kea rah tersangka, lima orang ini masih berstatus terperiksa,” ujarnya.

Diungkapkan Umi, sebelumnya penyidik Satreskrim Polres Lampung Barat juga telah memeriksa 11 orang saksi dari pihak warga dan kantor balai.

“Dari penyelidikan itu, kelima warga tersebut diduga terlibat aksi pembakaran, sehingga diperiksa lebih lanjut,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ratusan warga Negeri Suoh, Lampung Barat, dikabarkan mengamuk dan membakar Kantor Balai Perlindungan dan Pelestarian Alam (PPA) Resort Suoh Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Pembakaran itu dilakukan sebagai bentuk pelampiasan amarah mereka atas peristiwa serangan harimau Sumatera yang kembali memakan korban jiwa.

Dari rekaman sejumlah video yang diterima sinarindonesia.id, terlihat ratusan warga berkumpul di depan kantor tersebut

Bahkan sebaian diantara mereka masuk ke dalam kantor sebelum akhirnya tempat tersebut dibakar.

Dalam video lainnya yang diterima sinarindonesia.id, terlihat sejumlah pria yang diduga petugas dari kantor tersebut diamankan warga yang terbawa emosi pada Senin (11 Maret 2024) sore.

“Apa kamu, pasang-pasang perangkap. Gimana kelanjutannya ini,” ucap perekam dalam video.

Sementara di video lainnya juga terdengar suara warga yang menerangkan kondisi pembakaran kantor tersebut.

“Suoh keras bos, kantor dibakar,” ujar perekam.

Sesuai informasi yang beredar di lokasi kejadian, peristiwa ini merupakan buntut seorang warga yang menjadi korban amukan harimau sumatera. Dari kasus sebelumnya, sudah ada dua orang warga setempat yang diserang harimau hingga tewas. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *