Kritikan Untuk Presiden Jokowi Terus Bergulir dari Kalangan Akademisi

Headline, Nasional86 Dilihat

Jakarta, sinarindonesia.id– Kritikan dari kalangan akademisi terhadap kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo, dibeberapa hari terakhir terus bergulir. Mereka silih berganti menyerukan sikap menabuh genderang, membangkitkan asa dan memulihkan demokrasi negeri yang terkoyak.

“Belakang ini terlebih menjelang pemilu 2024, kami kembali terpanggil untuk menabuh genderang, membangkitkan asa dan memulihkan demokrasi negeri yang terkoyak akibat ulah Presiden Joko Widodo,” kata Ketua Dewan Guru Besar Universita Indonesia (UI) Harkristuti Harkrisnowo, kepada media.

Dijelaskannya, sebagai tenaga pendidik pihaknya merasa terpanggil untuk mengembalikan keutuhan negara dengan tidak mengedepankan politik dinasti.

“Indonesia saat ini, seakan kehilangan kemudi akibat kecurangan dalam perebutan kuasa, hinga menggerus keluhuran budaya serta kesejatian bangsa,” lanjutnya.

Terpisah, sejumlah guru besar dan civitas akademisi Universitas Hasanuddin (Unhas) mengingatkan Presiden Jokowi dan aparatur negara secara keseluruhan untuk tetap berada di koridor demokrasi.

“Mengedepankan nilai-nilai kerakyatan dan keadilan sosial serta rasa nyaman harus berdiri tegak di negara hukum yang berdasarkan Pancasila,” kata Triyatni Martosenjoyo, Guru besar Unhas.

Mereka yang tergabung dalam forum guru besar dan dosen Unhas itu, lanjut Triyatni, menyerukan kepada masyarakat dan elemen bangsa secara bersama-sama mewujudkan iklim demokrasi yang sehat dan bermartabat.

“Kita harus memastikan pemilu berjalan secara adil, jujur dan aman,” ucapnya.

Selain itu, juga dikabarkan banyak akademisi dari berbagai universitas maupun perguruan tinggi yang menyerukan sikap netralitas seorang Presiden di pesta demokrasi.

Terakhir, Koalisi Dosen Universitas Mulawarman (Unmul) dikabarkan juga ikut menyerukan sikap menyelamatkan demokrasi dan meminta Presiden Jokowi untuk tidak memihak di Pemilu 2024. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *