KTP Palsu di Kota Medan dihargai Rp300 Ribu Untuk Satu Pengungsi Rohingya

Daerah, Headline, Kriminal195 Dilihat

Medan, sinarindonesia.id– Pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu di Medan, Sumatera Utara, dikabarkan berhasil ditembus pengungsi dari etnis Rohingya. KTP tersebut diketahui bisa dibuat dengan biaya penerbitan sebesar Rp300 ribu untuk satu identitas.

Informasi tersebut, sontak mengundang amarah Wali Kota Medan Bobby Nasution. Jumlah KTP palsu yang beredar dan sampai ke tangan pengungsi, terdeteksi baru delapan identitas.

“Sudah disampaikan saat pelantikan terakhir. Mulai dari disdukcapil  hingga tingkat kecamatan dan kelurahan tolong untuk data diri khususnya KTP Medan jangan dimain-mainkan,” kata Bobby Nasution, Sabtu (16 Desember 2023).

Diakuinya, jika terbukti dan identitas pegawai yang mengurus diketahui, pastinya akan diberikan sanksi berat. Tindakan itu mutlak pelanggaran, karena ASN bukan tugasnya untuk menerbitkan KTP palsu.

“Siapapun aparat Pemerinta Kota Medan yang terlibat, hukumannya kita kasih hukuman berat,” tegasnya.

Diketahui, sebagian pengungsi Rohingya berangkat dari Bangladesh menuju Malaysia. Kemudian mereka melanjutkan perjalanan ke Medan dan berakhir ke Nusa Tenggara Timur. Saat diperiksa petugas, mereka mengaku telah tinggal di NTT selama dua pekan.

Hebatnya, para pengungsi tersebut fasih berbahasa Indonesia dan memiliki KTP dengan alamat di sejumlah kabupaten di NTT. KTP itu mereka buat di Kota Medan dengan membayar Rp300 ribu untuk satu identitas. Mereka mengaku memasuki Indonesia untuk mencari pekerjaan. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *