Lansia Sebatang Kara ditemukan Bersimbah Darah diduga Korban Perampokan

Bekasi, sinarindonesia.id– Warga Gang Nangka, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, malam tadi, dikejutkan dengan peristiwa tewasnya Any Yohaniah (74) dalam kondisi bersimbah darah. Korban yang diketahui hidup menyendiri itu, ditemukan keponakannya yang datang berkunjung.

“Keponakannya datang, lalu ketok-ketok pintu. Setengah jam enggak ada jawaban,” kata Ketua RT 03 Yuda, kepada awak media.

Menyaksikan korban tewas bersimbah darah, keponakan itu kemudian memanggil saudara yang lain. Mereka bersama-sama masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang.

“Ternyata setelah dicek, pintu belakang rumah korban dalam kondisi terbuka,” lanjutnya.

Karena khawatir dan tidak berani menyentuh, Mereka lapor ke RT. Kebetulan yang datang, saya, ucap Yuda.

“Saat ditemukan, posisi Eny sendiri diketahui sudah terjerembab di lantai dekat pintu ruang tengah. Terlihat darah berceceran, tidak hanya melumuri kepala dan tubuh korban, tetapi juga terdapat bercak di lantai depan kulkas dan dekat dinding,” ungkapnya.

Hanya berselang setengah jam, polisi datang ke tempat kejadian perkara. Warga yang mendengar kabar duka itu dari mulut ke mulut sontak memenuhi depan rumah korban.

“Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat dibunuh,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus, kepada awak media.

Hal itu, dijelaskan Firdaus, karena terdapat luka di bagian kepala belakang. Diduga akibat benturan dengan benda tumpul.

“Penyidik mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga milik pelaku yang tertinggal, yakni garpu tanah, sandal, dan puntung rokok,” lanjutnya

Dari barang bukti tersebut, polisi bakal melakukan penyelidikan dan identifikasi untuk menemukan pelaku yang mengarah ke kejahatan kawaban perampok. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *