Mahasiswa Laporkan Ketua MPR ke MKD Terkait Amandemen UUD 1945

Jakarta, sinarindonesia.id– Mahasiswa Universitas Islam Jakarta (UIJ) Azhari dikabarkan melaporkan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Delik aduan yang dilayangkan terkait dugaan pernyataannya yang menyebut seluruh parpol sepakat mengamendemen UUD 1945.

Azhari berpendapat bahwa Bamsoet tidak dalam kapasitasnya sebagai Ketua MPR untuk mewakili parpol sebagaimana pernyataannya.

“Yang bersangkutan bukan pada kapasitasnya menyatakan hal tersebut karena saya baca juga di media online belum ada rapat-rapat fraksi sebagaimana mestinya kayak gitu,” kata Azhari, kepada media, dikutip Jum’at (7 Juni 2024).

Dalam laporannya, Azhari mengatakan adanya dugaan pelanggaran kode etik.

Laporan yang disampaikan, diterima oleh Wakil Ketua MKD DPR Nazaruddin Dek Gam di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (6 Juni 2024).

Nazaruddin Dek Gam mengatakan MKD akan melakukan verifikasi terlebih dulu.

“Pastinya kami akan menindaklanjuti laporannya, dari Azhari ini mungkin hari Senin atau besok kami akan memproses laporan tersebut,” ungkapnya.

Diketahui, Bamsoet sebelumnya menyebut MPR siap untuk mengamendemen UUD 1945. Ia mengatakan partai politik pun telah sepakat akan hal itu.

“Kita ingin menegaskan kalau seluruh parpol setuju untuk melakukan amandemen penyempurnaan daripada UUD 1945 yang ada, termasuk penataan kembali sistem politik dan sistem demokrasi kita,” kata Bamsoet, pada Rabu (5 Juni 2024).

Bahkan, Bamsoet mengatakan bakal memberikan rekomendasi ke MPR periode selanjutnya untuk mengamendemen UUD 1945. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *