Manager PT LMA Berkelit Jumlah Dump Truk yang Tertahan di Rest Area Bertambah

Daerah, Headline, Kriminal557 Dilihat

Lampung Selatan, sinarindonesia.id– Manager PT Lancar Jaya Mandiri Abadi (LMA), berpura-pura tidak mengerti, saat dikonfirmasi mengenai penahanan Dump Truk yang terjadi di Kawasan Rest Area KM 20 B. Dengan adanya pengakuan tersebut, menjadi tanda tanya besar apakah kendaraan itu, benar ditahan atau tertahan akibat kehabisan uang Jalan.

“Maaf mas, itu bukan kami yang menangani masalahnya. Ada bagiannya,” kata Wawan saat dikonfirmasi melalui sambungan Telepon, Senin (4 Desember 2023).

Dari penelusuran sinarindonesia.id dilapangan, untuk bisa bebas dari masalah itu dan menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, para pengemudi harus menunggu kepastian dari pemilik Perusahaan. Sementara mereka yang sudah 5 malam di Rest Area tidak diperbolehkan menyeberang oleh petugas karena hanya membawa faktur pembelian kendaraan.

“Bagaimana kami pulang mas, cuma faktur pembelian kendaraan yang kami bawa. Sementara segala bentuk dokumen maupun kartu identitas termasuk Surat Izin Mengemudi (SIM) ditahan pemilik perusahaan,” kata Benny salah seorang pengemudi saat dikonfirmasi di Rest Area 20 B, Minggu (3 Desember 2023).

Dijelaskannya, mereka bergabung dengan PT Lancar Jaya Mandiri Abadi sejak beberapa bulan terakhir. Mereka dikontrak untuk mengangkut tanah penimbun lokasi yang menjadi lahan Pembangunan Jalan Tol di daerah Medan, Sumatera Utara. Sebagian dari pengemudi bahkan memboyong istri dan anaknya pindah sementara hingga proyek penimbunan selesai sesuai kontrak kerja.

“Kami dikontrak mas, ada yang bulanan dan ada juga yang tahunan semua itu tergantung kesepakatan Perusahaan dengan pihak pengembang Jalan Tol,” ucapnya.

Sesuai kronologis yang disampaikan Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Lampung Kompol Adri Bhirawasto, para pengemudi ini tertahan di Rest Area karena menungga Instruksi dari pengurus Perusahaan PT LMA.

“Info dari pengemudi, mereka menunggu Instruksi dari Bapak Wawan untuk bisa keluar dari Kawasan Rest Area menuju Pelabuhan Bakauheni menuju Merak, Banten,” Isi konfirmasi yang disampaikan melalui pesan WhatsApp, Minggu (3 Desember 2023).

Hingga berita ini diterbitkan, jumlah kendaraan Dump Truk yang tertahan di Kawasan Rest Area KM 20 B terus bertambah. Total mereka yang ingin melanjutkan perjalanan mencapai 21 kendaraan. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *