Mantan Kepala BIN ditetapkan Sebagai Tersangka Pemalsuan Dokumen

Daerah, Headline, Kriminal935 Dilihat

Sorong Kota, sinarindonesia.id– Mantan Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua Barat berinisial JW, ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pemalsuan dokumen sertifikat hak milik (SHM). Selain yang bersangkutan, sebelumnya polisi juga telah menetapkan dua orang tersangka yang diduga terlibat pemalsuan dokumen tersebut.

“Dalam perkara ini selain Kabinda Papua Barat juga ada dua dari empat orang terlapor telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolresta Sorong Kombes Pol Happy Perdana Yudianto, kepada media.

Dijelaskannya, JW ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui penyidikan atas informasi yang diungkapkan tersangka lainnya yang merupakan mantan Kepala BPN Kota Sorong.

“Dari keterangan dua orang tersangka yakni suami istri dan keduanya pernah menjabat sebagai Kepala BPN Kota Sorong,” ungkapnya.

Tidak sampai disitu, Happy juga mengatakan, bahwa satu terlapor berinisial VN masih ditangguhkan penetapan tersangkanya. Penangguhan itu dilakukan sebab yang bersangkutan tengah mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif di Pemilu serentak 14 Februari 2024 mendatang.

“Untuk VN belum tetapkan sebagai tersangka, karena yang bersangkutan berposisi sebagai Caleg. Nanti setelah pemilu baru kita lakukan pemeriksaan,” tutupnya.

Diketahui, perkara ini mencuat kepermukaan dari laporan polisi yang dilayangkan oleh Mariam Manopo pada 2023 lalu. Dalam laporan itu disangkakan telah terjadi penggelapan sertifikat tanah di Jalan Kontainer Kelurahan Kalasuat, Distrik Klaurung, Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dikenakan pasal berlapis yakni Pasal 264 ayat 1 dan 2 dan Pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *