Napi Kritis dianiaya Oknum Petugas Rutan

Sulawesi Utara, sinarindonesia.id– Seorang narapidana titipan Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Sulawesi Utara, dikabarkan kritis dilarikan ke Rumah Sakit karena dianiaya Oknum Petugas Rutan. Korban dianaya menggunakan palu dan hekter dalam kondisi kedua mata tertutup.

“Informasinya penganiyaan tersebut karena dendam dari luar sehingga suami saya yang baru masuk langsung dipukul,” kata Gisel Istri Korban kepada media, Rabu (13 Desember 2023).

Dijelaskannya, Penganiayaan yang menimpa Reval Karundeng suaminya hampir setiap hari terjadi selama berada di Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Kotamobagu.

Diakuinya bahwa penganiayaan tersebut dilakukan oleh dua orang petugas rutan. Gisel juga menyebutkan kalau suaminya dipukul di sekujur tubuh. Bahkan mereka melakukan penganiayaan terhadap suaminya dengan cara menutupi kedua matanya.

“Hampir disekujur tubuhnya, kaki, kepala, dada, semua dipukul. Penganiayaan itu sudah dua hari terjadi. Sejak masuk Rutan hari Kamis dan Jumat, pekan lalu,” beber istri korban.

Bagian tubuh yang mengalami luka parah, dijelaskan Gisel terjadi pada dada, tulang rusuk dan kepala.

“Terparah di bagian dada dan tulang rusuk. Katanya dibagikan kepala dipukul dengan palu dan hekter. Diinjak dan ditendang,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Rutan (Karutan) Kelas II B Kotamobagu, Aris Supriyadi saat dikonfirmasi adanya peristiwa tersebut,mengaku tidak berada di tempat Karen sedang keluar daerah.

“Saat itu saya tidak ada di tempat, saya lagi di Manado, saya menerima laporan hari kemarin itu siang. Begitu saya periksa dengan tim, dilakukan pemeriksaan siang bersangkutan itu sudah di BAP dan diperiksa,” kata Karutan Aris Supriyadi kepada media.

Dijelaskannya, bahwa oknum petugas yang terlibat dalam aksi penganiyaan terhadap tahanan bernama Reval Karundeng sudah di tarik ke Kanwil untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *