Ngabalin!! Gugatan AMIN dan Ganjar Mahfud Soal Bansos Memalukan

Jakarta, sinarindonesia.id– Ali Mochtar Ngabalin, angkat bicara soal gugatan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo di Mahkamah Konstitusi (MK) tentang politisasi bantuan sosial (bansos). Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) itu mengingatkan bahwa MK hanya berwenang mengadili perselisihan hasil Pemilu dan bukan mengupas persoalan bansos.

“Sekarang, apa urusannya bansos dengan sengketa pemilu? Di Mahkamah Konstitusi kok bicara bansos? Malu-maluin,” kata Ngabalin, kepada media, dikutip Selasa (2 April 2024).

Untuk hal bansos ini, kata Ngabalin, juga patut dipertanyakan mengapa permintaan tim hukum Anies dan Ganjar meminta MK menghadirkan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju di sidang sengketa Pilpres 2024.

“Saya berpendapat bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani dan kawan-kawan tidak ada urusan dengan perselisihan hasil Pemilu yang disidang di MK,” ungkapnya.

Dijelaskannya, bahwa Pemilu itu dilaksanakan oleh satu institusi yang namanya KPU, lembaga negara independen. Pemilu itu bukan dilaksanakan oleh pemerintah, enggak ada urusannya hal itu dengan mereka.

Diketahui, tim hukum Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud meminta MK menghadirkan sejumlah menteri. Mereka ingin para menteri bersaksi soal politisasi bansos untuk memenangkan Prabowo-Gibran.

Beberapa nama yang diminta dihadirkan adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Mensos Tri Rismaharini, dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

Permintaan itu tak langsung dikabulkan MK. Ketua MK Suhartoyo memberi sejumlah syarat untuk menghadirkan para Menteri tersebut. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *