Oknum Pegawai PT Antam Tbk dibidik Kejaksaan Agung dalam Perkara Dugaan Korupsi Penjualan Logam Mulia

Jakarta, sinarindonesia.id– Penyidik Kejaksaan Agung, dikabarkan tengah membidik tersangka lain yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan penjualan logam mulia di Butik Emas Logam Mulia Surabaya.

Oknum pegawai PT Antam Tbk yang merekayasa transaksi jual-beli emas logam mulia tersebut, menjadi target penyidikan lanjutan.

“Benar, untuk pihak lain khususnya dari PT Antam Tbk sedang kami dalami dan semoga dalam tempo yang secepatnya teruraikan,” kata Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kuntadi, kepada awak media, di Jakarta.

Dijelaskannya, keterlibatan pelaku lain dalam hal itu, mengarah kepada pihak yang menawarkan harga yang ditransaksikan di bawah harga yang ditetapkan oleh PT Antam Tbk.

Dalam perkara korupsi itu, penyidik baru menetapkan Budi Said sebagai tersangka. Sementara untuk kelanjutan tahapan penyidikan, Kejaksaan Agung juga memeriksa 24 orang saksi.

“Tindak pidana korupsi itu dilakukan Budi Said, Crazi Rich asal surabaya, bersama sejumlah oknum pegawai PT Antam berinisial AP, EK dan MD, serta satu oknum lainnya berinisial EA,” lanjutnya.

Diketahui, tersangka Budi Said bersama oknum pegawai PT Antam dalam melancarkan aksinya tidak melakukan mekanisme transaksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oknum pegawai PT Antam yang menjadi target itu menyerahkan logam mulia kepada tersangka melebihi jumlah uang yang dibayarkan.

Akibat perbuatan tersangka, PT Antam diduga mengalami kerugian senilai 1.136 Kg (1,1 ton) emas logam mulia, yang jika dikonversi dengan harga emas per hari ini yakni sekitar Rp1,266 triliun. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *