Oknum Polisi Hamili Pacarnya dua Kali dan Menikah dengan Perempuan Lain

Daerah157 Dilihat

Nusa Tenggara Timur, sinarindonesia.id– Seorang oknum anggota polisi di Kupang, Nusa Tenggaran Timur, dilaporkan seorang Perempuan yang mengaku telah dua kali dihamili tanpa pertanggung jawaban. Perempuan berinisial CS tersebut, juga menyebut Polisi yang menghamilinya malah menikah dengan Perempuan lain.

“Saya sudah buat laporan polisi di Propam Polda NTT karena dia (Brigadir David) sudah dua kali menghamili saya, tapi tidak bertanggung jawab,” kata CS, kepada awak media, Sabtu (20 Januari 2024).

Dikisahkannya, CS bersama David memiliki hubungan asmara sejak tahun 2020 dan telah mendapat restu dari orang tuanya. Selanjutnya pada 2021, CS hamil.
Di usia kehamilannya memasuki tiga bulan, orang tua CS mencari David di Rumah Rakit Bhayangkara Titus Uli Kupang, untuk memberitahukan kehamilannya.

“David menjawab dengan meminta waktu dan berjanji akan bertemu dengan orang tua CS. Hingga saat usia kehamilannya sudah empat bulan mengalami keguguran, David tak kunjung bertemu,” lanjutnya.

Saat itu CS berkeinginan melaporkan persoalan it uke polisi. Namun dihalangi David, dengan alasan kesempatan kedua.

“Karena saya sangat sayang dia, makanya saya kasih kesempatan untuk bertanggung jawab,” ungkapnya.

Hubungan asmaranya dengan David terus berlanjut hingga September 2023, CS pun hamil. Memasuki Oktober 2023, CS lalu memberitahukan kepada David. Namun jawaban David masih sama.

“Ternyata, janji tinggal janji kata CS, pada November 2023, David memilih nikah dengan wanita lain yang juga sudah ada anak dari hubungannya,” bebernya.

Karena komunikasi yang tidak lagi berjalan baik, akhirnya CS melaporkan persoalan itu ke Polisi.

Dalam laporannya. CS didampingi kuasa hukumnya mendatangi Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda NTT untuk membuat laporan polisi bernomor LP/8/1/HUK 12 10/2024/Yanduan.

Laporan yang dilayangkan, terkait dugaan pelanggaran anggota Polri berupa dugaan menjalin hubungan layaknya suami istri tanpa ada ikatan perkawinan yang sah yang dilakukan oleh terlapor, Brigadir David Temaluru, anggota Biddokkes Polda NTT.

“Sudah ditangani. Perkembangannya nanti kordinasi dengan Pak Kabid Humas,” kata Kabid Propam Polda NTT Kombes Dominicus Savio Yampormase, kepada awak media. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *