Oknum Polisi Paksa Tahanan Wanita Seks Oral ditetapkan Sebagai Tersangka

Daerah, Headline, Kriminal1204 Dilihat

Makassar, sinarindonesia.id- Oknum anggota Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) Briptu S, yang dikabarkan melakukan pemaksaan terhadap tahanan wanita untuk seks oral, ditetapkan sebagai tersangka. Anggota Polri itu, terbukti bersalah dengan sengaja melakukan perbuatan tersebut.

“Benar, sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Dirreskrimum Polda Sulsel Kombes Jamaluddin Farti kepada awak media, Senin (8 Januari 2024).

Dijelaskannya, penetapan Briptu S sebagai tersangka merupakan proses hukum pidana umum. Sebelumnya, Briptu S juga sudah menjalani sidang kode etik di Mapolda dan dijatuhi sanksi demosi 7 tahun.

Disinggung mengenai apakah tersangka langsung ditahan atau tetap bebas. pihak kepolisian belum menyampaikan lebih jauh terkait persoalan tersebut.

Diketahui, sanksi terhadap Briptu S sebelumnya menjadi sorotan Komisioner Kompolnas Poengky Indarti. Dia menilai sanksi demosi Briptu S tidak sebanding dengan perbuatan bejatnya memaksa tahanan seks oral.

“Hukuman etik berupa demosi 7 tahun tidak sebanding dengan kejahatan dilakukan,” ujar Poengky Sabtu (9 Desember 2023).

Poengky menilai sanksi yang diberikan terlalu ringan jika dibandingkan dengan perbuatannya. Ia juga mendorong untuk melakukan banding. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *