Oknum Polisi Penembak dan Penganiaya Debt Collector Menyerahkan Diri

Daerah, Headline, Kriminal110 Dilihat

Palembang, sinarindonesia.id– Oknum polisi yang disebut sebagai buronan kasus penembakan dan penganiayaan dua orang debt collector di Palembang, Sumatera Selatan, dikabarkan menyerahkan diri ke Polisi. Saat ini, yang bersangkutan tengah menjalani pemeriksaan.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Indra Arya Yudha, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Aiptu FN, telah menyerahkan diri.

“Iya benar, sebelumnya kami sempat menemui Aiptu FN yang berada di Musi Rawas pada Minggu (24 Maret 2024) malam. Ketika bertemu, petugas pun berkomunikasi agar Aiptu FN kooperatif,” kata Indra, kepada media, Senin (25 Maret 2024).

Dijelaskannya, melalui pendekatan itu, Aiptu FN pun kemudian dibawa ke Palembang untuk menjalani pemeriksaan di Polda Sumatera Selatan.

“Pelaku menyadari apa yang diperbuatnya dan siap mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ungkap Indra.

Diketahui, selama bertugas di Lubuklinggau, Aiptu FN tidak memiliki masalah kedinasan. Namun, kejadian yang dilakukan oleh anggotanya itu sangat disesalkan oleh Polres Lubuklinggau.

“Tujuan FN ke Palembang belum tahu apa, tetapi kita menyerahkan semuanya ke Ditreskrimum yang menangani perkaranya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Sumatera Selatan telah menetapkan Aiptu FN sebagai buronan atas kasus penganiayaan dua debt collector yang terjadi pada Sabtu (23 Maret 2024).

Penetapan status tersebut setelah Aiptu FN melarikan diri dan tidak berada di kediamannya usai kejadian tersebut berlangsung. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *