Oknum TNI AL Penembak Dua Warga Sipil Ditahan Pomal

Makassar, sinarindonesia.id– Oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) Koptu SB yang menembak dua warga sipil di Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan, ditahan POMAL Lantamal VI Makassar.

Yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan dengan status masih sebagai terduga.

Danlantamal VI Makassar, Brigjen TNI (MAR) Andi Rahmat, mengatakan pelaku ditahan atas dugaan penembakan terhadap dua warga sipil yang mengakibatkan satu diantaranya tewas akibat insiden tersebut.

“Benar, pelaku sudah ditahan. Untuk status masih terduga karena masih dalam pemeriksaan,” kata Andi, kepada media, dikutip Senin (6 Mei 2024).

Dijelaskannya, selain menahan Koptu SB, penyidik POMAL Lantamal VI Makassar juga menyita sepucuk senjata angin jenis PCP dan belasan butir peluru.

“Kami juga mengamankan barang bukti senapan angin PCP dan 15 butir peluru,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap Koptu SB dan memastikan penegakan hukum atas kejadian penembakan tersebut tetap akan diproses.

Proses hukum Koptu SB nantinya akan dilimpahkan ke peradilan militer, setelah proses penyidikan di POMAL Lantamal VI Makassar selesai.

Diberitakan sebelumnya, Satu dari dua warga sipil di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dikabarkan tewas ditembak oknum TNI AL.

Penembakan itu terjadi saat pelaku mendapatkan informasi terjadinya pencurian ponsel.

Komandan Lantamal VI Makassar, Brigjen TNI (Mar) Andi Rahmat, saat dikonfirmasi, membenarkan terjadinya insiden penembakan tersebut.

“Iya benar, penembakan itu dilakukan oknum anggota kami atas nama Koptu SB,” kata Andi, kepada media, dikutip Senin (6 Mei 2024).

Dijelaskannya, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan. Untuk korban yang diketahui berinisial FR alias Rais (19), yang tewas setelah terkena peluru dibagian kepalanya.

“Sementara korban selamat berinisial FL, hingga kini masih dirawat di RD Wahidin Sudirohusodo, Makassar,” sambungnya.

Dibeberkan Andi, bahwa insiden penembakan itu terjadi saat pelaku mendapatkan informasi adanya pencurian ponsel di Jalan Galangan Kapal oleh orang tak dikenal.

Dari peristiwa itu, warga yang menuding pencurian dilakukan oleh warga kampung sebelah, akhirnya terlibat keributan hingga saling serang menggunakan baru dan busur.

“Jadi sekitar pukul 04.50 Wita, terjadi keributan antar kampung yang dipicu tudingan pencurian ponsel,” ungkapnya.

Dari kericuhan itu, kaca rumah oknum TNI AL berinisial Koptu SB dikabarkan pecah akibat lemparan baru.

Koptu SB yang mengetahui hal itu kemudian melakukan pengecekan dan benar kaca rumahnya pecah ditengah keributan.

“Karena insiden itu, Kopda SB kemudian mendatangi lokasi keributan. Disitu SB diteriki, tembak komandan, tembak komandan,” ucapnya.

Akibat teriakan tersebut, Kopda SB kemudian menjadi sasaran pelemparan batu.

Dari situ, Kopda SB selanjutnya pulang ke rumah dan mengambil senapan angin jenis PCP dan menembakkannya ke arah warga yang bertikai.

“Atas tembakan itu, dua orang warga dilaporkan tertembak dan satu diantaranya tewas akibat peluru pelaku mengenai kepala korban,” pungkasnya. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *