Pabrik Tembakau Sintetis Digerebek Polisi 24 Kg Narkoba Siap Edar Diamankan

Tangerang Selatan, sinarindonesia.id– Pabrik narkoba jenis tembakau sintetis di sebuah apartemen di wilayah Tangerang Selatan, dikabarkan digerebek Polisi.

Sejumlah barang bukti bersama tiga orang terduga pelaku, diamankan dari lokasi penggerebekan.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ibnu, saat dikonfirmasi, membenarkan perihal penggerebekan pabrik di sebuah apartemen tersebut.

“Iya benar, dari lokasi penyidik mengamankan tiga orang pelaku berinisial AF, MR dan MA,” kata Ibnu, kepada media, dikutip Jum’at (17 Mei 2024).

Dijelaskannya, terungkapnya lokasi pengolahan narkoba jenis tembakau sintesis itu berawal dari ditangkapnya AF dan MR di Kawasan Pondok Aren, pada Selasa (23 April 2024).

“Dari tangan mereka, penyidik menyita barang bukti berupa narkoba jenis tembakau sintetis seberat 2 Kilogram,” ungkapnya.

Dihadapan penyidik, pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu mengaku bahwa barang haram tersebut diperoleh dari daerah BSD-Serpong.

“Dari informasi tersebut, penyidik kemudian melakukan pengembangan dan akhirnya berhasil mengamankan tersangka berinisial MA, pada Selasa (14 Mei 2024).

Dari apartemen tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa tembakau sintesis seberat 1,6 Kilogram serta ekstasi seberat 6 gram.

“Selain barang bukti tersebut, dari tangan MA, penyidik menemukan kunci apartemen yang disebut tersangka sebagai tempat persinggahan,” ucapnya.

Karena penasaran, penyidik kemudian mendatangi apartemen tersebut dan benar ditemukan sebuah laboratorium atau tempat produksi narkotika jenis sintetis.

“Di TKP penyidik juga menyita bahan baku, alat memasak, dan bermacam-macam bahan kimia,” bebernya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, produksi tembakau yang diolah di apartemen dan sudah berlangsung sejak Desember 2023 itu, akan ke wilayah Jakarta.

Untuk serangkaian pengembangan kasus penyalahgunaan narkotika itu, penyidik juga diketahui berhasil mengamankan tembakau sintesis sebanyak 24 Kilogram.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal berlapis tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *