Pabrik Smelter Terbakar Puluhan Karyawan Panik dan Sesak Nafas

Daerah52 Dilihat

Morowali, sinarindonesia.id– Pekerja pabrik smelter PT Merdeka Tsinghang Indonesia (MTI), di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Morowali, Sulawesi Tengah, panik berhamburan keluar pabrik akibat kebocoran gas. Kepanikan itu terlihat dari rekam video yang tersebar luas dan viral di media sosial.

Dalam rekaman video yang diterima sinarindonesia.id, terlihat sejumlah pekerja lari menjauhi area kebocoran gas tersebut yang terjadi pada malam tadi.

Kapolres Morowali, AKBP Suprianto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebocoran gas tersebut.

“Benar, sempat menimbulkan kepanikan dan sejumlah karyawan mengalami gangguan pernapasan,” kata Suprianto, kepada media, Rabu (20 Maret 2024).

Dijelaskannya, para pekerja yang mengalami gangguan pernapasan tersebut, sudah mendapatkan penanganan tim medis.

“Para korban sudah ditangani tim medis perusahaan,” ungkapnya.

Untuk saat ini, Suprianto mengaku belum mengetahui penyebab kebocoran gas tersebut.

“Saat ini, Masih penyelidikan,” pungkasnya.

Terpisah, Communication and Media Relation Head PT IMIP, Dedy Kurniawan mengatakan kebocoran gas itu terjadi saat pengujicobaan pengoperasian pabrik asam.

“Peristiwa kebocoran pipa gas itu terjadi pada Selasa (19 Maret 2024) sekitar pukul 23.00 WITA, pada saat sedang dilakukan commissioning (uji coba) pengoperasian pabrik asam milik PT MTI,” kata Dedy, kepada media, Rabu (20 Maret 2024).

Berselang satu jam dari peristiwa tersebut, tim MTI mendeteksi terjadinya kebocoran gas terjadi di lantai 4 pabrik.

Dari peristiwa tersebut, seluruh karyawan dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Selain itu, aktifitas commissioning dihentikan dan pabrik dihentikan operasionalnya.

“Sebanyak 40 orang karyawan dari empat perusahaan yang kebetulan lokasinya berdekatan dengan pabrik milik PT MTI harus mendapat pertolongan medis,” pungkasnya.

Mereka membutuhkan pertolongan medis, karena mengalami gejala sesak nafas dan pusing. Diduga, mereka terpapar gas yang terbawa angin dari PT MTI hingga ke lokasi kerja puluhan karyawan tersebut. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *