Panas Blower dan Bising Cerobong Diesel Hotel Grand Mercure Meresahkan Warga

Bandar Lampung, sinarindonesia.id –Warga sekitar Gedung Hotel Grand Mercure, Bandar Lampung mengeluhkan suara bising dan hawa panas akibat blower exhaust fan yang mengarah ke pemukiman warga di Gang Kenari, Kelurahan Pelita, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung..

Terdapat dua blower yang juga ditambah empat cerobong asap mesin diesel. Lokasi blower dan cerobongnya tepat mengarah ke pemukiman warga. Posisi blower yang hanya lebih tinggi sedikit dari tinggi atap rumah membuat bising dan panas yang dirasakan warga makin menjadi. Belum lagi saat awal blower tersebut aktif, debu hitam ikut dikeluhkan karena mengganggu pernapasan.

Suhandi, warga yang rumahnya tepat di bawah blower tersebut mengatakan keluhannya dan warga sekitar itu sudah lama dirasakan sejak Hotel dengan total 39 lantai itu beroperasi. “Panas sekali kalau lagi panas-panasnya, bisa jadi berasa 40-an derajat celsius, panas sekali lah pokoknya. Malam pun panas, apalagi siang,” kata Suhandi, Selasa 21 Mei 2024.

Bahkan, katanya jika warga yang terdekat ingin bicara harus mengeraskan suara agar bisa terdengar. “Bising banget, kalo ngomong suara harus kenceng, teriak teriak. Kami sudah sangat sering menyampaikan keluhan itu. Namun, hingga saat ini, pembenahan serius belum dihadirkan oleh pihak hotel. “Perbaikan sudah dilakukan bukan solusi sejauh ini. Karena yang dilakukan hotel hanya nambahin aksesoris saja kayak tutup cerobong dan lainnya,” katanya diamini warga lainnya.

Keluhan itu juga dirasakan oleh pengguna jalan yang elinats di pemukiman tersebut. Karena panasnya area jalan sekitar pemukiman tersebut, dan hal itu berdampak kepada usaha-usaha rumahan di seputaran Grand Mercure, yan kini sepi. “Warung saya juga sepi akibat blower dan cerobong diesel yang diletakan di sini,” ujar Suhandi.

Warga berharap agar blower dan cerobong asap diesel itu segera dipindah lokasinya agar panas, berisik dan debu yang selama ini dirasakan tidak terjadi lagi.

Sementara, Lurah Pelita Wafdi Kurnia membenarkan keluhan warga tersebut. Pihaknya sudah mendapat informasi soal keluhan warga akibat adanya blower dan cerobong asap diesel yang mengarah ke pemukiman warga itu. “Benar, dan memang kita sudah melihat langsung. Dan memang beneran panas hawa di sekitar sana,” katanya.

Perwakilan manajemen Hotel Grand Mercure, Ahmad menyatakan akan menindaklanjuti keluhan warga terkait blower dan cerobong diesel yang menghadap ke arah permukiman. “Nanti akan kita tindak lanjuti, tapi perlu waktu,” kata Ahmad. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *