Pegawai Bank Gunakan Uang Titipan BI Rp 1,5 Miliar Untuk Judi Online

Maluku, sinarindonesia.id– Seorang pegawai dari salah satu Bank di Provinsi Maluku, dikabarkan ditangkap polisi atas dugaan menggunakan dana titipan Bank Indonesia (BI) untuk judi online.

Tidak tangung-tangung uang yang digunakan mencapai Rp 1,5 Miliar.

Direktur Reskrimsus Polda Maluku Kombes Hujra Soumena, saat dikonfirmasi, membenarkan perihal ungkap kasus judi online tersebut.

“Benar, pelaku diduga menggunakan dana titipan BI sebesar Rp 1,5 miliar untuk judi online dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Hujra, kepada media, dikutip Sabtu (15 Juni 2024).

Dijelaskannya, kasus itu terungkap setelah penyidik menerima laporan dari masyarakat dan internal Bank.

“Informasi itu terungkap berkat laporan dari masyarakat dan internal Bank,” ucapnya.

Dari hasil penyelidikan, penyidik menemukan pencacatan yang dilakukan pelaku berinisial ES, di dua buku register asli dan palsu untuk melancarkan aksinya.

“Pelaku menggunakan catatan di dua buku register, satu palsu dan satu asli,” terangnya.

Kepada penyidik, pelaku mengaku dengan sengaja mengubah data tersebut ke sistem perbankan seolah-olah dana Rp1,5 miliar itu masih ada.

“Uang Rp1,5 miliar itu dititipkan BI ke Bank Maluku Cabang Namlea pada 2022. Pelaku lalu membuat dua buku catatan asli dan palsu sehingga pihak bank mengira uangnya masih ada, padahal sudah dipakai,” ujarnya.

Dalam penggunaanya, dana tersebut tidak langsung dipakai seluruhnya oleh pelaku. Uang itu dipakai bertahap untuk bermain judi online sejak Desember 2022.

“Pada Desember 2022, pelaku melakukan penarikan, jumlahnya bervariasi mulai Rp 80 juta, Rp 200 juta hingga uang Rp1,5 miliar itu habis. Jadi dia lakukan pada Desember 2022 hingga Desember 2023,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal berlapis Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *