Pegawai BPN/ATR Mafia Penjualan Aset Negara ditahan Kejati

Sumatera Selatan, sinarindonesia.id– Oknum pegawai BPN/ATR Yogyakarta, dikabarkan ditahan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Sumsel) atas dugaan tindak pidana korupsi penjualan aset Pemprov Sumsel di Yogyakarta. Aset yang dijual pelaku adalah Yayasan Batanghari Sembilan yakni asrama mahasiswa di Yogyakarta.

Aspidsus Kejati Sumsel, Abdullah Noer Deni, mengatakan penahan itu dilakukan setelah penyidik melakukan pengembangan kasus dugaan korupsi tersebut.

“Dari hasil pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi penjualan aset Yayasan Batanghari Sembilan tersebut, satu tersangka baru yang merupakan ASN di BPN Yogyakarta,” kata Abdullah, kepada media, dikutip Kamis (21 Maret 2024).

Dijelaskannya, sebelum menahan Oknum pegawai BPN/ATR Yogyakarta, berinisial NW, penyidik telah mentapkan lima orang tersangka lainnya, yakni AS (almarhum), MR (almarhum), ZT, EM, dan DK.

“Tersangka NW kita jemput langsung dari Jogja dan langsung ditahan. Penahan dilakukan selama 20 hari kedepan dan dititipkan di Lapas Pakjo Palembang,” ungkapnya.

Dari hasil penyidikan, dalam kasus dugaan korupsi iutu NW berperan, untuk memperlancar aksi kelima tersangka lain dalam pembuatan surat.

“NW berperan untuk memperlancar pembuatan surat dan sertifikat tanah aset Pemprov Sumsel berupa Yayasan Batanghari Sembilan yaitu asrama mahasiswa di Yogyakarta yang dibuat oleh 5 tersangka sebelumnya,” ucapnya.

Diketahui, Yayasan Batanghari Sembilan Sumsel sebeumnya dikenal dengan Batanghari Sembilan. Yayasan ini memiliki asrama yang berdiri di atas lahan seluas 5.000 Meter persegi.

“Asrama itu diperuntukkan untuk mahasiswa Sumsel dan berdiri sejak tahun 1951,” lanjutnya.

Sejak masuk para pelaku akhirnya kepemilikan tanah tersebut berpindah kepemilikan pada tahun 2015-2017. Yayasan pemilik asrama ini pun berubah nama dari Batanghari Sembilan menjadi Batanghari Sembilan Sumsel yang terletak di Jalan Puntodewo Yogyakarta. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *