Pejabat Setara Eselon I dan 2 Masuk Daftar Penerima Bansos

Headline, Nasional66 Dilihat

Jakarta, sinarindonesia.id– 46 persen penerima bantuan sosial (Bansos) disebut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan nasional (PPN/Bappenas), tidak tepat alias salah sasaran.

Bahkan, sekelas pejabat setara eselon I, masuk dalam daftar penerima.

“Sesuai evaluasi Bappenas, akibat adanya exclusion dan inclusion error itu kira-kira sekitar 40 persen itu melenceng, (tepatnya) 46 persen tidak tepat,” kata Menteri PPN/Bappenas Suharso, dikutip Sabtu (22 Juni 2024).

Dijelaskannya, tingginya angka penerima bansos salah sasaran itu terjadi karena buruknya sistem pendataan.

“Atas kejadian itu, makan pemerintah saat ini telah merilis Regsosek yang akan menjadi basis data penerima bansos,” terangnya.

Tidak tepat atau salah sasarannya penyaluran bansos tersebut, juga dikatakan Suharso, menyasar ke sejumlah pejabat di Kementerian dengan pangkat setara eselon I.

Adapun salah satu Kementerian yang dimaksud adalah Kementerian Sosial itu sendiri yang merupakan pihak yang menyalurkan bantuan sosial tersebut.

Tudingan yang disampaikan Suharso itu, dengan lantang dibantah Staf khusus Kementerian Sosial Don Rozano Sigit.

Menurutnya apa yang disampaikan Bappenas itu, tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Data itu tidak benar, Bappenas salah dalam menyampaikannya,” kata Rozano, kepada media.

Dijelaskannya, sebelum menyalurkan, Kemensos disebut teliti dalam melakukan pendataan terkait penerima bansos.

“Atas tudingan itu, saya tantang Bappenas untuk duduk bersama membuka tudingan itu ke hadapan publik,” ungkapnya.

Dari tudingan itu, kata Rozano, saat ini telah melakukan kroscek dan dipastikan tidak ada nama pejabat setara eselon I atau II yang disebut menerima Bansos. (Red)

 By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *