Pemerintah Mengaku Pelaksanaan Haji di Mina Banyak Masalah

Jakarta, sinarindonesia,id– Pemerintah mengakui penyelenggaraan ibadah haji di Mina hingga Arafah, ditemukan banyak persoalan.

Sebagai langkah perubahan, pemerintah dikabarkan akan melakukan pertemuan dengan Arab Saudi, membahas kekurangan tersebut.

“Hingga kini, Mina itu masih banyak masalah. Waktu di Mina itu tidak lama. Jadi di Mina, di Arafah, sebetulnya problem lama. Itu memang tiga titik krusial,” kata Menko PMK Muhadjir Effendy, kepada media, dikutip Kamis (20 Juni 2024).

Dijelaskannya, jauh hari sebelum pelaksanaan ibadah haji, pihaknya telah meminta Dirjen Haji Luar Negeri Kemenag, untuk memperhatikan Jemaah haji saat berada di Mina.

“Kami sampaikan, bahwa di Mina itu butuh perhatian serius,” terangnya.

Bahkan, pemerintah kata Muhadjir, telah mengusulkan berbagai persoalan yang saat ini menjadi keluhan Jemaah haji.

“Jadi memang untuk saat ini belum ada solusi, karena Mina memang tempatnya yang terbatas,” ungkapnya.

Atas persoalan tersebut, Muhadjir, dikabarkan akan melancong ke Arab Saudi pada Juli mendatang guna mengevaluasi kekurangan tersebut.

“Kami akan ke Arab Saudi, untuk mengecek dan mengevaluasi kekurangan yang ada,” ujarnya.

Diketahui, kondisi tenda para jemaah haji Indonesia di Mina belakangan ini menjadi sorotan usai dinilai kapasitasnya tidak cukup untuk menampung Jemaah haji.

Bahkan, Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji RI Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengkritik keras lantaran tenda bagi jemaah haji Indonesia sempit dan tak sesuai kapasitas. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *