Pemindahan ASN ke IKN Ditunda Hingga September

Headline, Nasional75 Dilihat

Jakarta, sinarindonesia.id– Rencana pemindahan tahap pertama para aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Negara (IKN) dikabarkan batal dilakukan pemerintah.

Mereka yang rencananya akan dipindahkan sebelum upacara HUT Kemerdekaan RI ke 79, ditunda karena lokasi beserta hunian yang diperuntukkan untuk ASN digunakan sebagai tempat menginap peserta upacara.

Penundaan itu, disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas.

Mereka mengaku penyebab batalnya pemindahan ASN pada Juli 2024 karena lokasi IKN akan digunakan untuk perayaan kemerdekaan RI.

Sementara huniannya yang semula untuk ASN akan difokuskan menjadi tempat menginap peserta upacara.

“Karena tempat tersebut akan dipakai peserta upacara di IKN baik penginapan maupun lainnya. Sehingga pemindahan tahap pertama akan dilakukan pada September 2024,” kata Anas, kepada media, dikutip Senin (27 Mei 2024).

Dari catatan Kementerian PUPR, bahwa hunian yang dikhususkan kepada ASN sebanyak 12 tower memang sudah tersedia. Namun, tidak cukup bila dibarengi dengan para peserta dan undangan HUT Kemerdekaan RI ke-79 pada 17 Agustus.

“Ada 12 tower, kesiapan itu juga termasuk hunian pekerja konstruksi kalau memang bisa kita optimalkan. Itu nanti akan kita pakai dulu, makanya pemindahan ASN diundur setelah upacara,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Diketahui, jumlah ASN yang akan dipindah ke IKN tahap awal, ditargetkan berjumlah 3.216 termasuk jajaran pejabat ASN tertinggi di kementerian atau Lembaga.

Hingga Desember 2024, sebanyak kurang lebih 12 ribu pegawai yang terdiri dari jabatan pimpinan tinggi (JPT) madya, JPT pratama, jabatan administrator, jabatan fungsional, dan pelaksana dari 38 kementerian/lembaga (K/L) secara bertahap akan dipindahkan ke IKN. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *