Pencopotan Baliho Prabowo-Gibran dilaporkan ke Polisi

Batam, sinarindonesia.id– Pencopotan baliho Pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Monumen Batam, Provinsi Kepulauan Riau, dilaporkan Tim Kampanye Daerah ke Polisi. Mereka menilai apa yang dilakukan Bawaslu Batam dan Bawaslu Kepri, telah melanggar hukum karena pemasangan baliho itu berdasarkan izin dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam.

“Pemasangan baliho itu bukan sembarangan. Ada Izin dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, tertanggal 27 Desember 2023 dengan nomor B/2994/100.3.12/XII/2023,” kata Ketua Tim Hukum dan Advokasi TKD Prabowo Gibran, Musrin kepada awak media.

Berdasarkan surat tanda penerimaan permohonan pengaduan dan perlindungan hukum dari Polresta Barelang, pihak yang diadukan adalah Ketua Bawaslu Kepri Zulhadril Putra dan Ketua Bawaslu Kota Batam Itolaha Gaho.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Kepri Zulhadril Putra merespons santai aduan yang diajukan TKD Prabowo-Gibran ke polisi.

“Semua itu hak mereka melaporkan ke polisi. Kami menunggu saja. Kami harus perkuat dasar,” ungkapnya.

Dijelaskannya, pencopotan baliho yang dipasang di Monumen Welcome to Batam karena melanggar aturan KPU. Ia juga menyebut KPU sudah menetapkan titik lokasi pemasangan alat peraga kampanye yang dibolehkan. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *