Penemuan 5 Mayat di UNPRI ditutupi Pihak Kampus Saat Polisi Melakukan Olah TKP

Daerah, Headline, Kriminal128 Dilihat

Medan, sinarindonesia.id– Viralnya vodeo penemuan 5 mayat tanpa identitas di Universitas Prima Indonesia (UNPRI), menyisakan perhatian masyarakat. Bahkan pihak kepolisian dikabarkan turun ke lokasi dan sempat mendapatkan penolakan dari pihak Universitas.

Diketahui, Informasi lengkap terkait temuan mayat itu tersebar ke masyarakat melalui media sosial. Dimana dalam rekaman itu tergambar kondisi mayat tanpa identitas membusuk dan ditempatkan di dalam bak biru berisi air.

Dalam rekaman itu, juga disebutkan lokasi penemuan mayat terletak di parkiran lantai 9 kampus UNPRI Jalan Sampul, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).

“Ada mayat di UNPRI lantai 9,” ucap perekaman video sambil menunjukkan lokasi penemuan mayat.

Yang menjadi pertanyaan, Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan yang me#ndatangi lokasi penemuan mayat tersebut, ditolak Pihak Kampus.

“Pihak kampus UNPRI tidak kooperatif karena sempat menolak pada saat kita mau lakukan olah TKP,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa, kepada media.

Kendati demikian, polisi melalui komunikasi positif akhirnya berhasil masuk dan melakukan penggeledahan. Namun, saat itu kondisi lantai 9 tersebut sudah dibersihkan dan tidak ada lagi bak air tempat diduga mayat berada.

“Saat petugas datang, lokasi lantai 9 tersebut sudah dibersihkan, tidak seperti yang tampak di video yang beredar,” ungkapnya.

Saat itu, polisi sempat mencoba memeriksa sejumlah ruangan lain, namun ternyata dalam keadaan terkunci. Polisipun kembali mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Melalui penggeledahan, Fathir mengungkapkan setidaknya ada lima mayat tanpa identitas di kampus tersebut.

“Dari penggeledahan, temuan sementara ada 5 mayat masing-masing 4 mayat pria dan 1 mayat wanita,” ucapnya.

Seluruh mayar yang dikabarkan ada di lantai 9, ternyata adanya di lantai 15. Sementara untuk kasus ini petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi termasuk pihak kampung. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *