Pengelola Tol Bakter Apresiasi Kinerja Polres Lampung Tengah Dalam Mengamankan Uang Pemudik Rp 100 juta

Lampung Tengah, sinarindonesia.id– Pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) mengapresiasi kinerja positif anggota Polres Lampung Tengah, dalam mengamankan tas pemudik yang tertinggal di toilet. Uang tunai Rp 100 juta beserta sejumlah barang berharga lainnya, berhasil dikembalikan ke tangan pemiliknya.

Manager Area Tol Bakter Andri Pandiko, saat dikonfirmasi, membenarkan keberhasilan anggota Polres Lampung Tengah tersebut melalui konfirmasi dari tim PAM Kepolisian di rest area 116 A.

“Kami dari pihak operator tol Pt. Hakaaston mewakili PT. BTB sangat berterima kasih atas kinerja positif Polres Lampung Tengah,” kata Andri, kepada media, Minggu (14 April 2024).

Dijelaskannya, dengan adanya peristiwa tersebut telah menunjukan salah satu manfaat dari pelayanan yang diberikan kepolisian bersama petugas keamanan di Kawasan rest area.

“Hal itu merupakan bukti sekaligus manfaat pelayanan bersama yang berhasil dibangun satuan pengamanan dan kepolisian,” ungkapnya.

Dari kejadian tersebut, pihak pengelola Tol Bakter kembali menyerukan himbauan kepada pengendara maupun pengunjung rest area agar selalu memperhatikan barang bawaan saat tiba dan meninggalkan lokasi.

Diberitakan sebelumnya, uang tunai Rp 100 juta milik pemudik yang tertinggal di rest area KM 116 A, ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), diselamatkan anggota Polres Lampung Tengah. Uang tersebut ditemukan dalam sebuah tas yang tertinggal di salah satu tolilet di rest area tersebut.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Andik Purnomo Sigit, saat dikonfirmasi membenarkan seorang anggota menemukan uang milik pemudik tersebut.

“Iya benar, sebuah tas ditemukan di salah satu toilet di rest area KM 116 A,” kata Andik, kepada media, Minggu (14 April 2024).

Dijelaskannya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, pagi tadi. Tas milik pemudik itu ditemukan oleh Aiptu Supriyanto.

“Tas itu ditemukan oleh Aiptu Supriyanto,” ungkapnya.

Penemuan tas berisi uang tersebut, kata Andik, berawal saat Aiptu Supriyanto berpatroli di rest area wilayah Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah.

“Kondisi rest area saat itu ramai pemudik yang sedang beristirahat. Ketika melintasi toilet, Aiptu Supriyanto melihat sebuah tas tergantung. Sedangkan di dalam toilet tidak ada orang,” terangnya.

Guna mencari identitas pemilik tas, Aiptu Supriyanto kemudian membawa tas tersebut ke pos sekuriti dan dibuka disaksikan satpam dan cleaning service.

“Begitu dibuka, isinya ternyata uang tunai lebih kurang senilai Rp 100 juta. Selain itu ada barang berharga berupa ponsel, paspor, dan dompet yang berisi identitas pemiliknya,” ucapnya.

Dari identitas pemilik tas itu, Aiptu Supriyanto, kemudian mengumumkan penemuan tas itu di masjid rest area tersebut.

“Dari upaya itu, akhirnya Supriyanto bertemu dan mencocokkan identitas, diketahui pemilik tas itu bernama Sukisno (55) yang hendak pulang ke Belitang, Sumatera Selatan,” pungkasnya.

Atas insiden tersebut, Kepolisian menghimbau kepada para pemudik untuk memeriksa barang bawaan sebelum meninggalkan tempat baik itu di kamar mandi maupun tempat umum lainnya. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *