Pengungkapan Fakta Baru Terkait Aset dan Harta Firli Bahuri Masih Terkendala

Jakarta, sinarindonesia.id– Upaya penyidik Polri dalam mengungkap fakta baru terkait harta kekayaan mantan Ketua KPK Firli Bahuri, hingga kini masih terkendala persoalan tidak dipenuhinya panggilan Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Diketahui sejumlah aset dan harta lainnya yang dilaporkan melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), disinyalir tidak sesuai dengan faktanya.

“Kami memperoleh fakta baru adanya aset lain/harta benda yang tidak dilaporkan dalam LHKPN dan belum diterangkan Firli Bahuri dalam berita acara pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” kata Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada awak media, Kamis (21 Desember 2023).

Dijelaskannya, pihaknya telah melakukan upaya meminta keterangan Firli terkait aset atau harta tersebut kemarin, namun yang bersangkutan mangkir.

Pihaknya mengingatkan bahwa tersangka korupsi wajib menjelaskan soal aset atau harta kekayaannya sebagaimana diatur dalam Pasal 28 UU 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Semua hanya untuk kepentingan penyidikan, tersangka wajib memberi keterangan harta bendanya dan harta istri atau suami, anak dan harta setiap orang atau korporasi yang diduga mempunyai hubungan dengan tindak pidana korupsi,” ungkapnya.

Diketahui, Polda Metro Jaya telah menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Firli sebagai tersangka pemerasan mantan Mentan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) pada Rabu (27 Desember 2023).

Panggilan tersebut merupakan yang kedua setelah Firli mangkir dalam pemeriksaan yang diagendakan pada Kamis (21 Desember 2023) dengan alasan yang dianggap tidak patut dan tidak wajar. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *