Penyebab Pemadaman Listrik di Sumbagsel Belum Diketahui Kementerian ESDM

Headline, Nasional94 Dilihat

Jakarta, sinarindonesia.id– Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM), dikabarkan belum menerima laporan terkait penyebab pasti terjadinya gangguan Listrik di wilayah Sumbagsel.

Pihaknya hanya memastikan, bahwa pemadaman total atau blackout yang terjadi akan segera teratasi.

“Informasi atau laporan yang kami terima, sekarang sudah hampir selesai. Namun untuk penyebab pasti gangguan Listrik belum dikabarkan,” kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman Hutajulu, dalam rapat kerja dengan DPR RI, Rabu (5 Juni 2024).

Dijelaskannya, informasi yang diterima, bahwa relay yang berfungsi untuk mengendalikan aliran listrik bekerja dengan baik sehingga ketika terdapat gangguan, aliran listrik pun terputus.

“Jadi pada intinya, disebabkan oleh relay,” ungkapnya.

Ditegaskannya, bahwa saat ini pemerintah meminta PLN untuk melakukan mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

“Kami minta dilakukan investigasi, audit. Agar tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Diketahui, PT PLN (Persero) telah mengerahkan 130 personel untuk memperbaiki gangguan transmisi SUTT 275 kV Lubuklinggau-Lahat, yang berdampak pada sistem kelistrikan di wilayah Sumbagsel.

“Kami bergerak cepat untuk mengatasi gangguan kelistrikan pada jaringan transmisi di sumatera dengan mengerahkan 130 personel gabungan,” kata Manajer Komunikasi PT PLN Iwan Arissetyadhi.

Dijelaskannya, bahwa saat ini personel tengah fokus untuk menormalkan kembali jaringan listrik yang terganggu.

Kendati demikian, hingga saat ini pemadan di sejumlah daerah di wilayah Sumbagsel masih terjadi.

Bahkan pemadaman bisa terjadi dua kali dalam sehari dengan waktu lima hingga tujuh jam untuk satu kali pemadaman. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *