Petani Gagal Panen

El Nino

Headline, Nasional807 Dilihat

Jawa Barat, Sinarindonesia.id – 41,85 Hektar lahan pertanian di Sukabumi, Jawa Barat, tercatat di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) kota setempat, gagal panen. Kejadian tersebut merupakan dampak kekeringan akibat fenomena alam El Nino mencapaie.

“Dari luas lahan pertanian yang gagal panen itu mayoritas berada di Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum,” kata Kepala DKP3 Kota Sukabumi Adrian Hariadi di Sukabumi, Jabar, (26/10/2023).

Menurut Adrian, dampak kemarau yang terjadi sejak awal Juni 2023 membuat lahan pertanian terdampak kekeringan, bahkan kondisi paling parah terjadi di Kecamatan Lembursitu dan Cibeureum. Petani yang sebelumnya sudah menanam padi dan ditargetkan bisa panen pada September atau Oktober, terpaksa harus merugi karena lahannya tidak bisa mendapatkan pasokan air.

Jika setiap satu hektare menghasilkan gabah kering giling (GKG) sebanyak tujuh ton, maka produksi GKG yang hilang akibat gagal panen mencapai 292,95 ton. Namun demikian, untuk mengurangi kerugian petani dan penderitaan akibat gagal panen Pemerintah Kota Sukabumi menyalurkan bantuan cadangan beras pemerintah (CBP).  Bantuan CBP ini sudah disalurkan ke para petani yang mengalami gagal panen.

“Meskipun akibat kemarau berkepanjangan ini puluhan hektare lahan pertanian di Kota Sukabumi mengalami gagal panen, tetapi untuk persediaan beras masyarakat masih mencukupi,” tambahnya. Di sisi lain, Adrian mengatakan untuk jumlah kepala keluarga atau penerima manfaat bantuan CBP mencapai 248 KK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *