Pimpinan Polri dan TNI AL Bertemu Pasca Bentrok Oknum Prajurit dan Anggota Brimob

Headline, Nasional107 Dilihat

Jakarta, sinarindonesia.id– Dua pimpinan tinggi Kepolisian dan TNI Angkatan Laut (AL) Papua Barat Daya, dikabarkan melakukan pertemuan membahas penyelesaian peristiwa bentrok oknum prajurit TNI AL dan Anggota Brimob. Mereka melakukan pertemuan sebagai Langkah komunikasi perihal insiden tersebut.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan pimpinan wilayah Polda Papua Barat dan TNI AL telah bertemu untuk berkomunikasi. Pertemuan itu, katanya, untuk mencari titik terang dan menyelesaikan persoalan yang telah terjadi.

“Jadi dua pimpinan atau komandan wilayah Polda Papua Barat dan TNI telah bertemu untuk komunikasi dan menyelesaikan persoalan tersebut dengan baik,” kata Trunoyudo, kepada media, Minggu (14 April 2024).

Dijelaskannya, apapun yang terjadi di lapangan, Polri dan TNI harus bersinergi dalam membangun persatuan dan kesatuan terutama dalam menjalankan tugas dan kewajiban.

“Polri dan TNI harus solid dan bersinergi dalam melakukan kegiatan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Anggota Brimob Polda Papua Barat Daya, dikabarkan terlibat bentrok dengan personil TNI Angkatan Laut (AL) di Pelabuhan Sorong. Pertikaian itu terjadi di pintu masuk keberangkatan Kantor Pelindo IV Sorong, Papua Barat Daya.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen Nugraha Gumilar, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa bentrok antara anggota Brimob dan anggota TNI AL di Sorong tersebut.

“Iya benar, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIT, tepatnya di pintu masuk Ruang tunggu keberangkatan kantor pelindo IV Sorong Provinsi Papua Barat Daya,” kata Nugraha, kepada media, Minggu (14 April 2024).

Dijelaskannya, perkelahian antara anggota Brimob polda papua barat daya dan anggota TNI AL Marhanlan XIV/Sorong itu terjadi akibat kesalahpahaman antara keduanya.

“Insiden itu terjadi lantaran anggota Brimob ditegur oleh anggota TNI AL. Sehingga timbul kesalahpahaman antara keduanya,” ungkap Nugraha.

Akibat peristiwa tersebut, lima personel alami TNI mengalami luka-luka dan kini mendapatkan perawatan di rumah sakit. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *