Pj Bupati Bandung Barat Tersangka Korupsi Pembangunan Pasar Cigasong

Bandung Barat, sinarindonesia.id– Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Arsan Latif, ditetapkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, sebagai tersangka dugaan korupsi Pembangunan pasar Cigasong.

Kejati Jawa Barat, menyatakan tersangka terbukti terlibat dan dikenakan sanksi dengan pasal berlapis tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Status tersangka yang ditetapkan Kejati tersebut dibantah Arsan Latif, dengan dalih tidak terlibat dalam persoalan tersebut.

Kendati dikabarkan telah berstatus tersangka, Arsan juga mengaku belum menerima surat resmi dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

“Saya belum tahu persoalan ditetapkan sebagai tersangka. Saya juga belum terima surat resmi dari Kejati,” kata Arsan, kepada media, Rabu (5 Juni 2024).

Dijelaskannya, mengenai keterlibatannya sebagai Inspektur IV di Kemendagri pada proses pembuatan Peraturan Bupati Majalengka untuk memuluskan proyek Pembangunan Pasar Cigasong, Arsan membantahnya.

“Soal itu, tidak ada keterlibatan saya,” terangnya singkat.

Dalam surat penetapan tersangka tersebut, Arsan diduga berperan aktif menginisiasi penyusunan Peraturan Bupati Majalengka tentang Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Mitra Pemanfaatan Barang Milik Daerah berupa Bangun Guna Serah.

Arsan juga disebut berperan mengarahkan PT PGA memenuhi persyaratan lelang untuk kemudian dipilih sebagai pemenang lelang investasi Bangun Guna Serah Pasar Sindangkasih Cigasong Majalengka.

Arsan diduga menerima sejumlah uang beberapa kali sebagai kompensasi selama pengurusan pembuatan Peraturan terkait Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Mitra Pemanfaatan Barang Milik Daerah berupa Bangun Guna Serah. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *