Polisi Berhasil Tipu Bakal Calon Polisi Ratusan Juta Rupiah

Headline, Kriminal159 Dilihat

Sumatera Utara, sinarindonesia.id- Seorang polisi berpangkat Brigadir Kepala (Bripka) berinisial MY di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), dilaporkan warga atas dugaan kasus penipuan. Oknum personil SPN Hinai Polda Sumut itu, berhasil menguras harta korban hingga ratusan juta rupiah, dengan alasan mampu meloloskan orang tes masuk Bintara Polri.

“Ketika itu Bripka MY mengaku dapat mengurus anak saya masuk menjadi anggota polri dengan biaya Rp150 juta. Dengan catatan apabila tidak lulus maka uang akan dikembalikan. Sebagai tanda jadi, Bripka MY meminta uang sebesar Rp50 juta,” ungkap pelapor Sergina kepada wartawan, Kamis (9 November 2023).

Dijelaskan Sergina, awal dugaan kasus penipuan yang dialaminya terjadi saat dia dan terlapor bertemu di rumahnya pada tanggal (6 Februari 2023). Setelah menyanggupi semua permintaannya, kemudian MY berjanji akan mengabarkan pengumuman hasil kelulusan pada bulan Mei 2023.

“Saat pengumuman, anak saya malah dinyatakan tidak lulus di ujian akademik. Saat diberitahukan, Bripka MY malah mengaku dapat mengurus kembali kelulusan, namun dengan syarat tambahan biaya secara bertahap hingga Rp146 juta,” ujarnya.

Karena penasaran, Sergina pun menyanggupi tambahan biaya tersebut dan lagi nama anaknya tidak ada di lembaran kelulusan. “Jadi Total uang yang sudah kami serahkan mencapai Rp296 juta,” sebut Sergina.

Sesuai kesepakatan, karena anaknya tidak lulus, Sergina kemudian meminta uangnya dikembalikan. Ia katakan Bripka MY sendiri berjanji akan melunasinya pada bulan Oktober 2023.

“Namun hingga saat ini uang itu tidak juga dikembalikan. Saya pun susah dan bosan menariknya kembali. Sehingga kami memutuskan untuk melaporkan Bripka MY ke Polda Sumut dengan bukti laporan nomor STTLP/B/1317/X/2023/SPKT/Polda Sumut dan STPL/198/X/2023/Propam,” tegasnya.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, saat dikonfirmasi menjelaskan, akan menindaklanjuti dengan mengecek laporan dugaan penipuan yang dilakukan oknum polisi dengan modus meloloskan tes masuk anggota Bintara Polri tersebut.

“Akan kita tindaklanjuti, Ia mengimbau dan mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak percaya dengan calo atau oknum-oknum yang mengaku bisa meluluskan tes polri. karena tes masuk anggota Polri itu gratis tidak dipungut biaya,” terangnya. (red)

By: Hadid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *