Polisi Bongkar Modus Imigran Masuk Ke Tanah Rencong

Daerah, Headline, Kriminal289 Dilihat

Aceh, sinarindonesia.id– Kepolisian Resort Aceh, dikabarkan berhasil membongkar dugaan penyelundupan imigran Rohingya ke Tanah Rencong belakangan ini. Sistem terstruktur, menggiring keberangkatan mereka hingga sampai ke Provinsi Aceh.

Dari hasil penyelidikan, setiap pengungsi Rohingya dipungut biaya sebesar 20.000-100.000 Taka atau dikisaran Rp3-15 juta per orangnya.

“Begitu uang terkumpul, koordinator yang terdiri dari kapten kapal, nahkoda, dan operator mesin kapal, BBM, dan bahan makanan untuk bekal selama pelayaran menuju negara tujuan,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto, kepada awak media, Jumat (15 Desember 2023).

Dijelaskannya, uang yang terkumpul itupun, dipotong biaya operasional, keuntungannya dibagi untuk kapten kapal, nahkoda, operator mesin serta koordinator utama yang berada di Camp Cox’s Bazar Bangladesh.

Begitu kapal mau keberangkatan, kata Joko, para pengungsi terlebih dahulu didata negara tujuannya, apakah ke Indonesia, Malaysia, atau Thailand.

Kapal yang digunakan, juga disesuaikan dengan negara tujuan. Namun, karena ketatnya penjagaan perairan Thailand dan Malaysia, mereka umumnya mengalihkan tujuannya ke Indonesia.

“Ada keterlibatan WNI dalam kejahatan penyelundupan manusia ini, mereka bertugas membantu mengeluarkan para imigran Rohingya dari camp atau tempat penampungan di Aceh dan membawanya ke Malaysia melalui jalur darat-Tanjung Balai, Sumatera Utara atau Dumai, Riau dengan biaya Rp5-10 juta setiap orangnya,” ungkap Joko.

Terhitung sejak 16 Oktober 2015 hingga 15 Desember 2023, Polda Aceh telah menangani 23 kasus dengan 42 orang tersangka terkait imigran Rohingya. Semua penegakan hukum tersebut dilakukan atas dugaan tindak pidana penyelundupan manusia. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *