Provokator Bentrokan Bitung Marco Kerundang ditangkap Polisi

Daerah, Headline, Kriminal233 Dilihat

Bitung, sinarindonesia.id– Seorang pria Bernama Marco Kerundang yang diduga melakukan provokator ujaran kebencian berbau SARA terkait bentrokan dua kelompok massa di daerah Bitung, Sulawesi Utara, diamankan polisi. Pelaku ditangkap di daerah Kalimantan Timur dan kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolda setempat.

“Benar (Marco Karundeng ditangkap),” kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo, dikonfirmasi, Sabtu, (2 Desember 2023).

Terpisah, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Stefanus Michael Tamuntuan, melalui unggahan di akun Humas Polres Bitung mengatakan saat ini pelaku dalam pemeriksaan di Polda Kaltim.

“Atas nama Marco Kerundang (MK) sudah diamankan. Sekarang di Polda Kaltim dalam pemeriksaan,” tulisnya.

Dijelaskannya, penangkapan pelaku merupakan hasil koordinasi dan kerja sama pihaknya dengan Polda Kalimantan Timur. Berdasarkan hasil patroli siber dan penelusuran yang dilakukan, didapati akun milik atas nama MK diduga mengandung ujaran kebencian.

“Setelah itu kita cari, kita deteksi (MK) ada di wilayah di luar Sulut. (Ada di) Kalimantan Timur,” ujarnya.

Dijelaskan Stefanus, kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuat postingan atau komentar di media sosial dengan ujaran kebencian.

“Kondisi sudah kondusif, diharapkan untuk tidak ada lagi yang posting seruan-seruan atau komentar-komentar yang mengandung ujaran kebencian terkait sara,” tegasnya.

Diketahui, bentrok antar dua organisasi massa (ormas) di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) terjadi pada Sabtu, (25 November 2023) sore.

Pria bernama Marco Karundeng yang berasal dari Laskar Manguni menjadi sorotan. Dia diduga sebagai biang onar dan provokator dalam bentrokan tersebut.

Pasca-bentrokan, ormas Adat Minahasa dan BSM Kota Bitung menggelar pertemuan untuk meredakan ketegangan. Kedua kelompok sepakat untuk berdamai dan menentang aksi provokasi serta penyebaran hoaks di media sosial.

Disaat situasi mulai sedikit mereda. Warganet menemukan jejak digital Marco Karundeng di Facebook. Tampak dalam tangkap layar yang beredar, Marco diduga membuat provokasi hingga tak segan melontar ancaman pembunuhan. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *