PT HaKaaston Membantah Kecelakaan yang Menewaskan Pengguna Jalan disebabkan Parkirnya Kendaraan Operasional

Lampung Tengah, sinarindonesia.id– PT HaKaaston selaku pihak pengelola Tol Trans Sumatera Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) membantah kecelakaan yang menewaskan seorang pengguna jalan dan tiga orang luka berat disebabkan parkirnya kendaraan operasional di Bahu Jalan.

“Info dari mana pak itu kendaraan HKa? Ngak salah apa?,” kata Andri Pandiko, Operator manager Area HaKaaston Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, melalui pesan WhatsApp, Kamis (30 November 2023).

Diberitakan sebelumnya, Akibat parkir di bahu Jalan Tol, kendaraan operasional milik PT HaKaaston, ringsek, ditabrak kendaraan pengguna jalan yang melintas dari arah Bakauheni menuju Terbanggi Besar. Satu orang dikabarkan tewas dilokasi, sementara tiga orang lainnya menderita luka berat dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit.

“Korban tewas dan luka-luka telah di evakuasi mas, dibawa ke rumah sakit oleh petugas,” kata Andri, pengendara yang sempat berhenti saat evakuasi berlangsung, Rabu (29 November 2023).

Belum diketahui penyebab pasti kecelakaan, Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Lampung yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menduga kecelakaan ini terjadi akibat kelalaian dari petugas pemelihara Jalan Tol dan pengguna jalan yang kurang istirahat.

“Belum tau mas, yang jelas ini bentuk kelalaian dari kedua pengendara,” kata salah seorang petugas sambil melakukan proses evakuasi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan kami dilapangan, kendaraan Pick Up jenis Carry dengan nomor polisi B 9915 VAH, diketahui parkir di bahu jalan tepatnya di KM 131+60 Jalur Ambon (Arah Bakauheni menuju Terbanggi Besar). Kendaraan minibus jenis Datsun Go Panca dengan nomor polisi B 1251 FOK, yang berpenumpang 4 orang dikabarkan melaju kencang dari arah Bakauheni, seketika menabrak kendaraan operasional PT Hakaaston yang parkir di bahu Jalan. Satu orang tewas dilokasi, sementara tiga orang lainnya mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit.

Hingga berita ini diterbitkan, Kasat Lantas Polres Lampung Tengah Iptu Wahyu Dwi Kristanto, masih melakukan gelaran perkara.

“Siap mohon waktunya, ini sedang kami gelarkan,” kata Wahyu saat dikonfirmasi media, Kamis (30 November 2023).(Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *