PT Pupuk Indonesia Gagal Penuhi Kuota Pupuk Subsidi

Headline, Nasional276 Dilihat

Jakarta, sinarindonesia.id– Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melalui Komisi VII, kembali mengingatkan PT Pupuk Indonesia agar serius menindaklanjuti isu produksi pupuk subdisi di Indonesia. Berdasarkan laporan yang diterima dari banyak pihak, PT Pupuk Indonesia dinilai belum mampu memenuhi kuota kebutuhan pupuk subsidi di Indonesia walaupun sudah memperoleh insentif dari harga gas.

“Rencananya kami ingin membahas dan mengambil keputusan tentang isu pupuk subsidi ini namun dirut (PT Pupuk Indonesia) tidak hadir. Kami ingin tahu akar permasalahannya. Ini penting supaya pendapatan negara yang tidak terpangkas percuma akibat pemberian harga gas tertentu tersebut,” kata Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno, dikutip dari laman Parlemen Jum’at (1 Desember 2023).

Diketahui, Pemerintah Indonesia berupaya memberikan insentif harga gas kepada beberapa industri. Hal tersebut tercantum dalam Pasal 4 Ayat 1 Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 tahun 2022 disebutkan harga gas USD 6 per MMBTU (HGBT), di mana ditujukan untuk pengguna gas bumi yang bergerak di tujuh sektor industri.

Salah satu industri yang dimaksud, dijelaskan Eddy adalah industri pupuk, petrokimia, baja, keramik, kaca, dan sarung tangan karet. Regulasi tersebut diterbitkan guna menyelaraskan dengan Peraturan Presiden Nomor 121 tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi.

“Kenapa kita mengundang pupuk ke Indonesia dan seluruh anak perusahaannya? Komisi VII menilai industri pupuk saat ini sedang membutuhkan perhatian khusus karena banyak keluhan dari para petani yang mengeluhkan bahwa harga pupuk subsidi mahal dan langka,” ujarnya.

Politisi Fraksi PAN itu juga menekankan isu pupuk subsidi tidak boleh menjadi polemik berkepanjangan. Ia meminta ketegasan dari PT Pupuk Indonesia untuk menyelesaikan persoalan itu bersama Komisi VII DPR RI. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *