Puluhan PMI Ilegal ditangkap TNI AL di Perairan Tanjung Uban

Kepulauan Riau, sinarindonesia.id– Puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) illegal yang pulang dari Malaysia melalui jalur tidak resmi menggunakan speed boat, ditangkap TNI AL di perairan Tanjung Uban, Bintan, Kepulauan Riau. Mereka yang diamakan terdiri dari 23 orang laki-laki dari Nusa Tenggara Barat dan 5 orang Perempuan dari Nusa Tenggara Barat dan Jawa Tengah.

Komandan Pangkalan Angkatan Laut Bintan, Letkol Laut (P) Eko Agus Susanto, saat dikonfirmasi, membenarkan penangkapan tersebut.

“Petugas yang tergabung dalam tim berhasil menemukan PMI illegal, lari di Komplek Pertamina 10 orang, 4 orang di pantai Sungai lepah dan 14 orang di hutan Pertamina,” kata Eko Agus Susanto, kepada media, Selasa (26 Maret 2024).

Dijelaskannya, 28 PMI itu pulang dari Malaysia menggunakan speed boat menuju Tanjung Uban, Bintan.

“Puluhan PMI illegal itu diduga pulang melalui jalur tidak resmi karena ingin lebaran ke kampung halaman yang tinggal 14 hari lagi,” ungkapnya.

Sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dengan pelaku saat diamankan ditengah perairan Tanjung uban.

“Petugas saat itu, sempat mengeluarkan tembakan peringatan. Hingga pada akhirnya pelaku menyerahkan diri,” pungkasnya.

Mereka yang diamankan, kemudian diserahkan ke Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Provinsi Kepulauan Riau, untuk kepentingan penyelidikan. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *