Puluhan Rumah Tertimbun Longsor Ratusan Warga Mengungsi

Pemalang, sinarindonesia.id– Puluhan rumah warga di Desa Tundagan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dikabarkan hilang akibat tertimpa material longsor. Sementara sejumlah rumah warga lainnya, rusak berat hingga ratusan penghuninya terpaksa mengungsi.

“Sebelumnya terjadi hujan lebat. Awalnya banjir bandang, saluran air tersumbat hingga air meluap ke permukiman dan sekolah dasar. Sekitar 15 menit kemudian, terjadi longsor,” kata Kepala Dusun Sirongge, Hadi Safaat, kepada media, Senin (4 Maret 2024).

Dijelaskannya, dari 15 menit setelah banjir itu kemudian terjadi longsor. Material di bukit yang berada di atas permukiman warga longsor dan mengenai rumah penduduk di bawahnya.

“Beruntung, saat banjir warga sudah mengungsi sehingga ketika terjadi longsor tidak ada warga yang berada di rumah,” sambungnya.

Diungkapkan Hadi, ada dua warga mngalami luka ringan karena terkena atap seng rumah yang berterbangan. Keduanya tidak dirawat, kini sudah di pengungsian.

“Dari total keseluruhan, 10 rumah hilang tertimbun longsor, tiga rusak parah dan tujuh lainnya rusak ringan,” lanjut Hadi.

Karena masih tingginya intensitas hujan, mengharuskan 113 warga mengungsi ke sejumlah tempat termasuk di Kawasan pondok pesantren.

“Ada 113 warga yang mengungsi. Kita bawa ke pondok pesantren. Di pondok juga kita buat dapur umum,” ucapnya.

Selain menimbun rumah warga, bencana banjir dan longsor tersebut juga merusak sejumlah bangunan sekolah dasar (SD). (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *