Puluhan Ternak Kambing Warga Mati Mendadak Dinkes Menyebut akibat Sianida

Gunungkidul, sinarindonesia.id– Puluhan hewan ternak kambing milik warga Padukuhan Sawur, Sawahan, Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, dikabarkan mati mendadak. Matinya hewan ternak tersebut dipastikan Pemerintah setempat bukan karena antraks.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Gunungkidul, Wibawanti Wulandari, saat dikonfirmasi mengatakan hewan ternak kambing mati mendadak itu berjumlah 28 ekor dengan waktu yang berbeda.

Sementara penyebab pasti dari matinya hewan ternak itu, kata Wulan diduga akibat keracunan daun singkong mengandung sianida yang dikonsumsi.

“Sesuai uji lab dari BBVET Wates, hewan tersebut mati bukan karena antraks. Kami menduga karena keracunan makanan daun singkong mengandung sianida,” kata Wulan, kepada media, Rabu (13 Maret 2024).

Dijelaskannya, kambing-kambing milik peternak atas nama Rahmad itu mati karena sianida. Sebelumnya, kambing-kambing itu diberi makan daun singkong karet segar.

“Pestisida negatif, tapi sianida positif dari daun singkong dan sebagainya,” ungkap Wulan.

Dibeberkannya, sebagian peternak memberikan daun singkong karet yang masih segar ke ternaknya. Padahal, pakan ternak seperti daun singkong karet yang mengandung sianida itu seharusnya diproses lebih dulu sebelum dikonsumsi ternak.

“Daun singkong itu biasanya tanpa pelayuan, tidak dilayukan. Dilayukan agar sianidanya berkurang,” pungkasnya.

Atas kejadian itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak memberikan daun singkong segar ke ternak. Sebab, daun itu masih memiliki kadar sianida yang tidak aman dikonsumsi. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *