Risma Menyebut Sumatera Barat Masih Berpotensi Kembali Dilanda Banjir Bandang Lahar Dingin

Jakarta, sinarindonesia.id– Banjir bandang lahar dingin, diungkapkan Menteri Sosial Tri Rismaharini, masih berpotensi kembali terjadi di Sumatera Barat.

Situasi itu sangat memungkinkan, jika terjadi erupsi Gunung Marapi dan kemudian disertai hujan deras.

“Saat ini, material vulkanik pasca erupsi, diketahui masih tertahan di atas Gunung. Jika hujan turun maka akan terbawa arus,” kata Risma, kepada media, Jum’at (17 Mei 2024).

Dijelaskannya, bahwa saat ini terdapat 28 jalur lahan dingin yang mengalir dari Gunung Marapi.

“Sesuai perhitungan ahli, lahar dingin susulan berkemungkinan melintas di 28 jalur tersebut,” ungkapnya.

Saat ini, kata Risma, pihaknya telah membuat pemetaan terkait wilayah rawan bencana dan merelokasi warga.

“Kami melakukan pemetaan, nantinya berupaya untuk merelokasi warga yang tinggal di titik-titik rawan tersebut,” ucapnya.

Diketahui, banjir lahar dingin melanda wilayah kabupaten Kabupaten Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, dan Padang Pariaman sejak Sabtu (11 Mei 2024).

Bencana alam itu telah mengakibatkan 67 orang tewas, 19 orang luka berat, 39 orang luka ringan, dan 20 orang berstatus hilang. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *