Rp 6,2 Triliun Anggaran Negara Habis Untuk Pembuatan Aplikasi

Headline, Nasional67 Dilihat

Jakarta, sinarindonesia.id– Pembuatan ribuan aplikasi di berbagai instansi pemerintahan yang menelan anggaran hingga Rp 6,2 triliun, mengundang amarah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pembengkakan anggaran untuk pembuatan aplikasi itu terjadi karena disetiap pergantian kepala instansi atau kepala daerah, hampir dipastikan melakukan pembuatan instansi dan aplikasi baru.

“Ada 27 ribu aplikasi. Kemarin kita cek waktu bikin anggaran ada Rp6,2 triliun yang akan dipakai untuk membikin aplikasi baru. Di satu kementerian ada lebih dari 500 aplikasi,” kata Jokowi, saat peluncuran INA Digital, Senin (27 Mei 2024).

Dituding Jokowi, semua itu pastinya bermuara kepada kepentingan atau segala sesuatu itu orientasinya proyek.

“Orientasinya proyek. Itu yang kita hentikan dan tidak boleh diteruskan lagi,” tegasnya.

Menurut Jokowi, pihaknya telah menggagas pengintegrasian digitalisasi pelayanan publik dengan menunjuk Perum Peruri sebagai Govtech Indonesia.

Kebijakan itu diikuti dengan peluncuran super apps INA Digital.

INA Digital merupakan Aplikasi yang akan berisi seluruh layanan publik.

Untuk tahap pertama, aplikasi itu berisi layanan seperti BPJS Kesehatan, pengurusan paspor, serta perpanjangan SIM dan STNK.

“Mulai tahun ini berhenti membuat aplikasi yang baru, berhenti membikin platform-platform baru. Setop!” pungkas Jokowi. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *