Sanksi Blokir STNK di Pemberlakuan Tol Tanpa Berhenti MLFF Masih Dalam Pembahasan

Headline, Nasional60 Dilihat

Jakarta, sinarindonesia.id– Korlantas Polri, menyebutkan bahwa rencana pemblokiran STNK bagi kendaraan yang tidak terdaftar di sistem Tol nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF), masih dalam pembahasan.

Sementara, mengenai setiap kendaraan yang menggunakan MLFF, dipastikan harus terdaftar di aplikasi Cantas.

Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus, mengatakan untuk saat ini pihaknya masih melakukan penyusunan, terutama terkait sanksi pelanggaran MLFF.

“Saat ini, ketentuan itu masih kita susun, terutama sanksi pelanggaran MLFF,” kata Yusri, kepada media, dikutip Rabu (29 Mei 2024).

Dijelaskannya, bahwa aplikasi Cantas secara otomatis akan terhubung dengan database kendaraan milik Korlantas Polri atau Electronic Registration and Identification (ERI).

Sementara, terkait teknis pemberian sanksi bagi kendaraan yang tidak registrasi di Cantas, hingga kini masih dalam tahap penyusunan.

“Canta situ masuk database. Semu aitu masuk ERI. Namun untuk teknisnya termasuk sanksi masih kita susun,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan penerapan sanksi bagi masyarakat yang tidak mendaftar Cantas dalam skema Tol nirsentuh.

Hal itu, menurut Basuki sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomoe 23 Tahun 2024 tentang Jalan Tol.

“Jadi ketentuan itu bisa menjadi dasar bagi kepolisian untuk menerapkan fungsi penegakan hukum (law enforcement) dalam proses penerapan single lane free flow (SLFF), tahapan menuju MLFF yang sama-sama nirsentuh,” ungkap Basuki.

Pada tahap percobaan ini, Basuki menyebutkan bagi masyarakat yang belum terdaftar Cantas akan dialihkan terlebih dahulu untuk menggunakan gerbang tol dengan sistem pembayaran tapping. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *