Seluruh Badan Usaha Jalan Tol Wajib Berlakukan MLFF

Headline, Nasional76 Dilihat

Jakarta, sinarindonesia.id– Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mengatakan seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) wajib menerapkan sistem transaksi non-tunai nirsentuh nirhenti atau Multi Lane Free Flow (MLFF).

Dengan terbitnya Peraturan Presiden (PP) terkait hal itun, maka MLFF harus menjadi Standar Pelayanan Minimim (SPM) BUJT.

“Jadi tidak ada kata tidak, sistem itu harus diterapkan dan berlaku keseluruhan,” kata Direktur Jenderal PUPR Hedy Rahadian, kepada media, dikutip Kamis (30 Mei 2024).

Dijelaskannya, MLFF resmi menjadi sistem pembayaran Jalan Tol setelah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2024 tentang Jalan Tol ditetapkan dan diberlakukan mulai tanggal 20 Mei 2024.

“Hal itu menjadi wajib setelah terbitnya PP Nomor 23 tahun 2024,” ungkapnya.

Diketahui, MLFF merupakan inovasi sistem transaksi penggunaan jalan tol terbaru, setelah sebelumnya berubah dari sistem tunai menjadi non-tunai atau kartu uang elektronik.

Teknologi berbasis global navigation satellite system (GNSS) ini digadang bisa mengurai antrean kendaraan di gerbang tol dan mengurangi kerugian ekonomi akibat kemacetan.

PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) sebagai penyedia teknologi mendapatkan pendanaan dari Pemerintah Hungaria sebesar 300 juta dolar AS atau ekuivalen dengan RP 4,8 triliun. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *