Sepuluh Rumah Adat Suku Wee Bole Hangus Terbakar

Sumba Barat, sinarindonesia.id– Sepuluh unit rumah adat di Kampung Paletolu, Kampung Baru, Kota Waikabuak, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dini hari tadi, dikabarkan hangus dilalap sijago merah. Sejumlah surat berharga yang ada di rumah adat suku Wee Bole yang dihuni warga bernama Ngailu Beko, habis terbakar.

Sempat terdengar ledakan saat api membumbung tinggi melalap bangunan yang terbuat dari bambu serta kayu dan beratapkan ilalang.

“Api begitu cepat melalap bangunan yang ada, sejumlah surat berharga ludes terbakar,” kata Kapolres Sumba Barat AKBP Benny Miniani Arief, kepada media, Minggu (18 Februari 2024).

Dijelaskannya, habisnya bangunan rumah adat milik warga di kampung ini karena bangunan yang terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Hanya dalam kurun waktu kurang lenih setengah jam sepuluh bangunan rumah hangus terbakar.

“Menyaksikan api yang begitu cepat menjalar, warga sontak berteriak panik untuk membangunkan warga lainnya. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polres Sumba Barat,” lanjutnya.

Untuk memadamkan api, kata Benny, pihakya mengerahkan seju,lah personil berikut satu unit water cannon. Al hasil, api akhirnya berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Menggunakan water cannon kami berhasil melakukan pemadaman. Tidak ada laporan korban jiwa maupun terluka,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab terjadinya kebakaran. Sejumlah korban termasuk saksi dari warga terdekat, dimintai keterangan. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *