Sertifikat Tanah dipalsukan Petani ditagih Bank Rp4 Miliar

Daerah, Headline, Kriminal257 Dilihat

Bekasi, sinarindonesia.id– Seorang petani di Bekasi, Jawa Barat, dikabarkan menjadi korban penipuan pengajuan pinjaman Bank dengan total tagihan mencapi Rp4 miliar. Korban ditipu seseorang berinisial G, yang memalsukan sertifikat tanah miliknya sebagai agunan atau jaminan pinjaman.

“Korban atas nama Kacung Supriatna (63), ditagih utang hingga Rp4 miliar,” kata Kasie Humas Polres Metro Bekasi AKP Ahmadi, kepada awak media.

Dijelaskannya, bahwa penipuan yang dialami korban diketahui setelah adanya tagihan dari pihak Bank dengan agunan sertifikat tanah yang diduga palsu.

“Saat ini, penyidik tengah melakukan penyelidikan dan sudah ditangani intensif oleh Satreskrim Polres Metro Bekasi,” ungkapnya.

Tagihan yang dilakukan pihak Bank itu diakuinya terjadi pada tahun 2021 lalu. Namun pelaporan itu baru dilakukan korban pada Januari 2024.

“Kasus bermula ketika korban menitipkan sertifikat kepada pelaku, namun ternyata oleh pelaku malah digadaikan. Semua identitas korban di palsukan,” lanjutnya

Atas laporan tersebut, pelaku diduga melanggar Pasal 263 jo Pasal 264 jo 273 dan/atau Pasal 385 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

“Sehingga dari penyelidikan kita terapkan ada 5 pasal yakni 263, 264, 266, 273 dan juga 385 dengan ancamannya kumulatif dari 4 sampai 8 tahun penjara,” ucapnya.

Kepada polisi, Korban yang berprofesi sebagai petani itu mengaku sempat didatangi oleh tiga orang penagih utang dari salah satu bank pada tahun 2021.

Ketiganya mendatangi rumah miliknya dan meminta agar segera membayar tunggakan utang sebesar Rp4 miliar.

“Kedatang pegawai Bank itu mengejutkan. Karena saya merasa enggak punya utang sampai Rp4 miliar. Jangankan segitu Rp100 ribu juga saya mah enggak pernah minjem,” pungkas Kacung. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *