Staf Bawaslu Jombang Ditangkap Atas Dugaan Pemerkosaan Anak di Bawah Umur

Jombang, sinarindonesia.id– Staf Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dikabarkan ditangkap polisi.

Yang bersangkutan diamankan penyidik atas dugaan pemerkosaan terhadap adik iparnya (16) yang masih di bawah umur.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Sukaca, saat dikonfirmasi, membenarkan perihal penangkapan tersebut.

“Benar, pelaku ditangkap atas dugaan pencabulan,” kata Sukaca, kepada media, Jum’at (10 Mei 2024).

Dijelaskannya, peristiwa itu terjadi saat pelaku berinisial MF menjemput korban di Stasiun Jombang pada Juni 2023 lalu sekitar pukul 13.00 WIB.

“Saat itu, MF membawa korban ke sebuah hotel di wilayah Peterongan, dengan alasan akan menyelesaikan pekerjaan,” ungkapnya.

Di kamar hotel itulah korban menjadi sasaran pelampiasan nafsu bejad pelaku.

“Jadi kasus ini terungkap, setelah korban menceritakan kejadian itu kepada orang tuanya,” ujar Sukaca.

Atas pengakuan korban, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi dan pelakupun berhasil ditangkap.

Terpisah, Ketua Bawaslu Kabupaten Jombang Dafid Budianto mengatakan, MF sudah lima tahun terakhir bekerja di kantor lembaga pengawas pemilu.

“Pelaku MF adalah staf teknis. Sudah lama, sekitar lima tahun,” kata Dafid, kepada media.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bawaslu belum ada rencana untuk mengambil tindakan tegas atas perbuatan pelaku yang mencorong nama baik instansi pengawas pemilu. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *