Survei Keluhan Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Tertinggi di DKI

Headline, Nasional180 Dilihat

Jakarta, sinarindonesia.id- Survey kepuasan layanan masyarakat (SKLM) yang dikelola Pemerintah DKI Jakarta, mencatat, keluhan tertinggi warga saat ini, terjadi pada harga kebutuhan makanan pokok. Keluhan itu disusul persoalan macet, banjir, dan kebutuhan air bersih.

“Rata-rata atau dikisaran 32 persen masyarakat, menyatakan harga kebutuhan pokok mahal,” kata Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi, kepada media, Rabu (22 November 2023).

Dijelaskan Heru, survei itu merupakan agenda rutin yang dilakukan pemerintah provinsi DKI Jakarta tiap tiga bulan sekali. Hasilnya keluhan macet di ibu kota di angka 24 persen, diikuti dengan masalah polusi sebesar 10 persen dan banjir 8 persen. Survei menunjukkan ada 12,3 persen warga yang mengeluh soal susahnya mencari lapangan pekerjaan.

“Yang harus kita sampaikan ke tingkat pusat, bahwa sebenarnya, susah mencari kerja ini 12 persen, masih rendah ya, tapi kedatangan penduduk ini jangan menambah persentase untuk orang mencari pekerjaan,” ujar Heru.

Mengenai persoalan ekonomi, survei menunjukkan bahwa keadaan ekonomi warga di Jakarta sudah membaik. Sebanyak 22,8 persen dari total aduan mengaku masih bisa berdagang. Selain itu, 63,4 persen warga Jakarta juga mengatakan penghasilan rumah tangganya tahun depan masih dalam kondisi aman.

“Ada optimisme. Optimis mengatakan saya bisa bekerja, saya bisa mendapatkan penghasilan dan seterusnya,” tutup Heru.

Sedangkan, 28,1 persen warga menilai penghasilan rumah tangga mereka saat ini sudah baik. Masyarakat juga mengatakan penghasilan rumah tangga mereka sudah stabil dibandingkan dengan tahun lalu. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *