Tanpa Izin: Makam Warga Diratakan dengan Tanah Untuk Pembangunan Perumahan

Daerah337 Dilihat

Gowa, sinarindonesia.id- Warga Kelurahan Bontomanai, Lingkungan Cambaya, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dihebohkan, dengan aksi developer yang nekad meratakan tanah makam untuk Pembangunan perumahan.

Menurut Kepala Lingkungan Cambaya, Daeng Rewa, pembongkaran makam warga dengan jumlah yang mencapai 40 makam tersebut, dilakukan mereka menggunakan bulldozer.

“Jadi mengenai adanya penggusuran betul ada. Lokasinya berada di Kelurahan Bontomanai, Lingkungan Cambaya. Kuburan Borong Pandang namanya. Kuburan itu memang pekuburan keluarga untuk masyarakat dekat situ,” kata Daeng Rewa saat dikonfirmasi (11 November 2023).

Sepengetahuan Daeng, tanah makam itu sudah diwakafkan untuk warga sebagai lokasi pemakaman umum dan sudah dimanfaatkan turun temurun.

Dijelaskan Daeng, rencananya tempat pemakaman umum ini diperuntukan untuk membangunan perumahan.

“Pembongkaran makam ini saya dengar untuk perencanaan pembangunan perumahan. Tetapi pasca sejumlah makam diratakan tanpa dipindahkan ke lokasi baru banyak warga yang protes,” katanya.

Disinggung apakah pihak developer pernah menemui, Daeng tidak menampik persoalan tersebut dan mengakui pernah bertemu dan meminta izin untuk memindahkan makam sekitar satu hingga dua makam.

“Tiga atau empat hari lalu memang dari pihak developer datang ke kami meminta izin untuk memindahkan makam, tapi mereka bilang hanya satu atau dua makam yang mau dia pindahkan. Saya bilang silakan. Tapi saya tidak menyangka ternyata bukan cuma satu yang dirusak tetapi banyak makam yang diratakan dengan alat berat,” tegasnya.

Hingga kini, belum ada pihak dari developer yang memberikan tanggapan terkait penggusuran makam tersebut. (red)

By: Hadid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *