Tidak diakui Tunangannya Wanita Muda Kubur Bayi dikebun usai Aborsi

Daerah, Headline, Kriminal238 Dilihat

Pasangkayu, sinarindonesia.id– Penemuan kuburan bayi di dalam kebun warga, yang sempat gempar di Desa Kasoloang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), akhirnya terkuak. Pelaku nekad mengubur janin hasil aborsi itu, guna menghilangan aib hasil hubungan gelap di luar nikah.

Kasat Reskrim Polres Pasangkayu, Iptu Adrian Batubara mengatakan, untuk mengusut pelaku pengubur bayi tersebut, penyidik sebelumnya telah menggali kuburan bayi yang ada di TKP.

“Setelah kuburan bayi digali, ari ari yang ditemukan dari hasil penggalian tersebut langsung dievakuasi ke RSUD Ako Pasangkayu untuk kepentingan otopsi,” kata Adrian.

Begitu mendapatkan informasi yang akurat, penyidik langsung bergerak dan berhasil menangkap pelaku di Kota Palu.

“Pelaku sempat bersembunyi di salah satu perumahan subsidi di dalam Kota Palu,” ungkapnya.

Kepada polisi, pelaku berinisial F (25) mengaku dia nekat menggugurkan anak yang dikandung tunangannya itu karena  merasa kecewa dan sakit hati terhadap tunangannya yang tidak mau mengakui anak yang dikandungnya.

“Pelaku menggugurkan kandungannya dengan cara meminum obat pengugur kandungan,” ucapnya.

Bersama pelaku, penyidik juga mengamankan barang bukti, 1 buah gunting, 1 lembar celana, dan 1 tissu basah.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 346 atau Pasal 181 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (Red)

By: H@did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *