Tiga Inspektur Dinas ESDM Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi Timah Rp 271 Triliun

Jakarta, sinarindonesia.id– Sejumlah pegawai di Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung, dikabarkan kembali diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan korupsi tata niaga timah di wilayah lUP PT Timah tahun 2015-2022.

Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah pegawai dan tiga Inspektur di Dinas ESDM tersebut.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana, mengatakan mereka yang dimintai keterangan berstatus saksi.

“Mereka berstatus saksi. Diperiksa atas dugaan korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah,” kata Semedana, kepada media, dikutip Minggu (19 Mei 2024).

Dijelaskannya, pemeriksaan itu kembali dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan terkait perkara tersebut.

“Pemeriksaan ini, untuk memperkuat pembuktian dan lainnya,” pungkas Sumedana.

Diketahui, saat ini Kejagung telah menetapkan total 21 tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata niaga timah di IUP PT Timah.

Mereka yang berstatus tersangka, mulai dari Direktur Utama PT Timah 2016-2021, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani hingga Harvey Moeis sebagai perpanjangan tangan dari PT Refined Bangka Tin.

Kejagung menyebut nilai kerugian ekologis dalam kasus ini diperkirakan mencapai Rp271 Triliun berdasarkan hasil perhitungan dari ahli lingkungan IPB Bambang Hero Saharjo. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *