Tiket VIP Kapal Feri Dijual Bebas ABK di Dalam Kapal

Daerah, Headline, Kriminal154 Dilihat

Nusa Tenggara Timur, sinarindonesia.id– Ombudsman Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menemukan praktik pungutan liar sebesar Rp 50.000 bagi penumpang kapal Ferry kelas ekonomi dan ingin masuk ke dalam ruang VIP.

Praktik tersebut dikabarkan telah berlangsung lama dan seakan dibiarkan pihak Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP), Pelabuhan setempat.

“Jadi praktik ini rupanya sulit dihilangkan,” kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton, kepada media, dikutip Selasa (16 April 2024).

Dijelaskannya, pungutan liar yang dilakukan anak buah kapal ini telah dirasakan lama oleh penumpang kapal milik ASDP semua lintasan di NTT.

“Setiap pembelian tiket ekonomi tetap dipersilakan masuk ke ruang VIP dengan catatan membayar biaya tambahan sebesar Rp 50.000,” ungkapnya.

Biasanya, kata Darius, saat pemeriksaan tiket, ABK membawa amplop cokelat besar untuk menyimpan uang tambahan Rp 50.000 ke seluruh penumpang yang diketahui tidak membeli tiket VIP tersebut.

“Apa yang dilakukan ABK itu telah menjadi keluhan penumpang. Sehingga, kami melakukan memonitoring langsung ke dalam kapal didampingi pihak ASDP,” ucpanya.

Saat monitoring itu, keluhan penumpang terbukti benar karena penumpang yang masuk ruang VIP ternyata membeli tiket kelas ekonomi.

“Mereka mengaku membayar uang tambahan di dalam kapal,” ujarnya.

Diketahui, praktik pungutan tambahan ini tidak dibenarkan karena tugas ABK bukan untuk menjual tiket atau menerima pembayaran tiket dalam kapal.

“Atas temuan tersebut, kami akan melakukan koordinasi dengan ASDP NTT dan ASDP Pusat guna menghentikan praktik buruk yang merugikan masyarakat tersebut,” pungkasnya.

Terpisah, General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang, Sugeng Porwono, mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pengecekan temuan Ombudsman tersebut.

“Jika ditemukan oknum ataupun ABK di atas kapal yang melakukan praktik buruk akan kami tindak sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” dalihnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tindakan yang dilakukan pihak ASDP terkait pungutan liar tersebut. Penumpang kapal yang ingin masuk ke ruang VIP, seperti biasa, diharuskan membeli tiket di dalam kapal. (Red)

By: @did

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *